idrus Marham Sekjen DPP Partai Golkar memaparkan konsilidasi menyeluruh Partai Golkar pada Munas AMPI ke VIII di Palembang

Acehsumatra (Palembang) ; Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Idrus Marham, membantah asumsi yang mengatakan seolah-olah Partai Golkar sekarang mensepelekan organisasi Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) organisasi yang dilahirkan oleh Partai Golkar 38 tahun lalu.

“Kita harus melihat sejarah, karena itu sampai hari ini AMPI selalu mengikuti seluruh kegiatan Partai Golkar, Munas baik Musda, AMPI juga memiliki hak keputusan,”tegas Idrus kepada acehsumatra.co.id usai rapat paripurna I Musyawarah Nasional AMPI VIII, di Palembang, Kamis, (29/9)

Menurut Idrus, hal ini diperlukan suatu pola pendekatan yang mengedepankan konsep dan gagasan yang lebih penting, tidak lagi melihat bagaimana hibungan kelembagaan, hubungan organisatoris dll,”tidak benar kalau AMPI dianaktirikan sejak lahir organisasi sayap Partai Golkar,”tegasnya sekali lagi.

Sebagai anak kandung Partai Golkar, Idrus meminta Golkar harus terus memacu AMPI agar muncul sebagai sebuah lembaga yang melahirkan kader yang mencerminkan pembaharuan, memiliki militansi kuat, integritas tinggi, dan paling penting lagi memiliki konseptual.

Menurut Dia, AMPI dan AMPG dua pilar, dua ujung tombak yang memiliki ciri dan karakter yang berbeda dan tentu pendekatan yang bebeda karena AMPG itu organisasi sayap sementara AMPI adalah OKP yang tunduk pada undang-undang keormasan dan kepemudan.

AMPI justru lebih fleksibel, kreatif, inovatif untuk melakukan pendekatan politik, pengkaderan, sehingga mampu melahirkan kader yang militansi,”AMPI kalau ingin eksis harus mencerminkan karekter pembaharuan, dengan demikian kader AMPI bermanfaat bagi Partai Golkar,”pungkas Idrus.(red)

Komentar

Comments are closed.