Acehsumatra.co.id (Singkil)-Pembangunan jalan aspal hotmit ruas jalan lintas provinsi yang menghubungkan Singkil-Subussalam, Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkik, dibangun asal-asalan dan tidak jelas siapa kontraktor pelaksananya alias proyek siluman.
Amatan acehsumatra.co.id, kondisi jalan aspal hotmit yang baru saja sehari selesai dikerjakan sudah retak seribu dan bergelombang.
Salah seorang warga yang peduli dengan pembanguanan Aceh Singkil, Mas Sarasi, Rabu 3-1-2017 di Kampung Baru Kecamatan Singkil Utara kepada acehsumatra.co.id, mengatakan saat melintas di jalan tersebut disamping bergelombang juga seperti kita lewat diatad jalan berlumpur kering.
Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil, Yulihardin S.Ag, politisi Partai PAN. menilai pekerjaan pengaspalan ruas jalan lintas provinsi secara teknis masih ada yang kurang pada proses pemadatan, sehinga ketika jalan tersebut diaspal aibatnya akan mengalami keratetakan.
“Kepada  Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar menegur dan memperbaiki kembali ruas jalan aspal yang retak tersebut, apalagi lokasi tersebut rawan banjir.dan apabila terjadi banjir aspal tersebut bisa-bisa terkelupas semua tergerus arus air banjir malah menjadi hancur semua”, Pinta Yulihardin.
Ir. Muzni Kepala Dinas PU. Kabupaten Aceh Singkil, secara terpisah dikantor Bupati Aceh Singkil (4-1-2017) saat dikomfimasi mengatakan pihaknya belum melihat ruas jalan yang sudah siap dikerjakan pengaspalannya oleh kontraktor, tapi tidak tahu siapa kontaktor pelaksananya.
Menurut Kadis proyek jalan itu angaran bersumber dari anggaran Provinsi Aceh setahun yang lalu.Proyek itu tahun lalu sudah dikerjakan, namun rusak akibat dilanda banjir.Tahun ini proyek tersebut kembali dikerjakan,”untuk lebih jelasnya sebentar saya akan hubungi dulu PPTK. Zulajni mempertanyakan hal ini kepadanya apa penyebab keretakan aspal,”kata Muzni.
Usai menghubungi PPTK, Kadis mengatakan menurut dari penjelasan PPTK keretakan itu terjadi akibat warga yang bermukim disekitar jalan itu  meyiramkan air dijalan  karena tidak tahan betdebu sebelum diaspal.(Rostani)
Komentar

Comments are closed.