acehsumatra.co.id, (Jakarta) Pesan~pesan yang diangkat daiam Seminar Nasional “Menghargai Alam Ciptaan Allah Tanda-Tanda Orang Yang Beriman Dan Bersujud”  agar manusia berkesadaran untuk mengaplikasikan ketundukannya kepada Allah secara nyata termasuk dengan menghargai alam ciptaan Allah tersebut secara menyeluruh.
“Jika setiap manusia tidak menghargai alam ciptaan Allah, maka tidak akan menghargai kharlsma alam, kemudian haklkat cil daiam perayaan kemenangan bukanlah disemarakkan dengan petasan atau kembang api yang merusak alam, akan tetapi bagalmana caranya manusia merenungl kehidupannya seiama setahun, balk clan buruk serta kelemahan dan kelebihan bahkan ancaman maupun peluang yang harus
dliakukannya daiam menyambut tahun baru,”jelas H]. Nuzuiia Hasanah seiaku Ketua Yayasan Tunas Sejati saat menyampaikan sambutanya pada seminar itu, Sabtu, (7/1) di Aula Kantor Walikota Jakarta Utara.
Hakikat kembang api menurut Nuzulia, atau bunga api dinyaiakan di daiam diri, agar fungsi kekhaiifahan benar-benar terwujud sesuai dengan kehendak dan sunatullah-Nya. Semoga pesan-pesan yang disampaikan daiam seminar inl, gaungnya mampu mencapai pelosok negeri dan mengingatkan kita semua agar.
“Peduli untuk merawat clan meniaga kelestarian alam walaupaun sekecii apapun kontribusinya,”jelasnya
Yayasan Tunas Sejati yang menaungi Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu  Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati, sebagai pelaksana Seminar Nasiional dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, organisasi Lingkungan Hidup, guru-guru dan peserta  lintas agama dan Lintas profesi.Seminar dilaksanakan  dalam rangka refleksi kedalam dlri sudah sejauh manakah manusia manghargai alam sebagai ciptaan Tuhan.
Seminar Nasionai ini diawaii dengan sambutan dari H]. Nuzuiia Hasanah seiaku Ketua Yayasan Tunas Sejati kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Waiikota Jakarta Utara yang dlwakiil oleh Bapak Wawan Budi Rohman saiaku Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretaris Kota.
Narasumber yang dihadirkan adalah Bima Himawan Ramantika, ST, MM (Direktur iSAQ Education Center) yang akan membawakan sekaiigus Mempresentasikan Puisi Karya Ibu Susiiawatl Susmono dengan Judul “Kembaiikan Bumi Kami Yang indah”.
Pada segmen pertama disampalkan Abstraksi Redakslonai dan artikel Buietin Hoiistlk Kehidupan edisi 17 oieh H. Sukardono Utoma, BE dan H]. Yunl Budiastuti, SE, MBA yaltu ”Menghargai Aiam Ciptaan Allah Tanda~Tanda Orang Yang Beriman Dan Bersujud”,
Alam terkembang menjadl Guru”, ”Manusia Butuh Oksigen Untuk Nafas Kehidupan”, dan “Yang Mampu Arlf Hanyaiah Orang Yang Tunduk Dan Sujud”,
sedangkan pada segmen kedua berupa forum diskusi yang akan menghadirkan narasumber Moestaqiem Dahian (Dewan Daerah WALHI DKi Jakarta). H]. Yunl Budiastuti, SE, MBA (Pemred Buletln Holistik Kehldupan), H. Sukardono Utamo, BE (Buletin Hoilstlk Kehidupan), Zuhartina, S.Pd (Buletin Hoilstik Kehldupan), Bekti Baskoro (Buletin Hollstik Kehidupan) dan Dr. rennat. ir. H]. Krisnani Setyowati (Direktur Lembaga Pendidikan Tinggl iimu Tauhld Tunas Sejati).
Tampilan seni karya ibu Susilawati Susmono yang memillki makna yang sangat daiam turut ditampilkan juga daiam seminar kali ini. Tampilan seni yang dibawakan oleh iSAQ Talents mencakup pembacaan puisi yang beriudul “Sentuhan Kesejukan“ oleh Mawaddah Aftlarti, tampiian Iagu beriudul “ibu Pertiwi” oleh Saskia Tasnim
Utami, tampiian Lagu ”Heal The World” dan Lagu “Earth Song” oleh Saskia Tasnim Utami dan Tomi, tari dan iagu ”Kekasih Allah” oleh Saskia Tasnim Utami dengan para penarl dari ISAQ Talents. (Zal)
Komentar

Comments are closed.