acehsumatra.co.id (Jakarta) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, bersama Menko Polhukam Wiranto membuka workshop Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di kantor Kemerterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Kamis (12-1-2017).
Menko Poihukam yang menjadi keynote speaker mengajak APIP untuk menyukseskan program pemberantasan praktik pungutan liar pada Iayanan publik.
“‘Satgas Saber Pungii dibentuk dalam rangka memberantas pungutan liar secara efektif dan efisien, dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya baik di pusat dan daerah,” ajak Menko Wiranto, kepada ratusan peserta workshop yang terdiri dari pejabat bidang pengawasan Kementerlan/Lembaga (K/L), kepala sekolah, auditor dan akademisi.
Menko Polhukam kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata keiola birokrasi yang bersih sesuai amanat nawacita.melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungii), pemerintah menunjukkan keseriusan dalam memberantas praktik-praktik pungutan iiar yang tidak hanya merugikan masyarakat, namun juga menurunkan kewibawaan dan citra positif pemerintah. Ia berharap agar APIP dapat bekerjasama dan saling berkoordinasi secara sinergis sehingga bisa berkontribusi secara aktif demi suksesnya pemberantasan pungli di Iingkungan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Mendikbud Muhadjir menyampaikan bahwa Kemendikbud adaiah kementerian yang paling sering dikaitkan dengan pembangunan karakter bangsa. “Oleh karena itu secara internal para aparatnya juga harus mencerminkan budsya bersih dari praktik yang merusak nilai integritas. Tidak boleh ada ruang gerak untuk praktik pungli di sini,” tegasnya.
Kemendikbud telah menerbitkan Keputusan Mendikbud (Kepmendikbud) Nomor 317/P/2016 tentang Unit Pemberantasan Pungutan Liar di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemendikbud tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Nomor OS Tahun 2015 yang merinci langkah-iangkah memberantas praktik pungli.
“Penguatan nilai-nilai integritas itu harus termanifestasi tidak hanya di kementerian tetapi juga hingga tingkat satuan-satuan pendidikan,” pesan Muhadjir.
Workshop APIP dengan tema “Peran APIP Dalam Pencegahan Pungutan Liar pada Layanan Pubiik“ hari lni bertujuan untuk mewujudkan kesepahaman dan kesamaan cara pandang antar K/L terkait pelaksanaan saber pungli daiam mengawai pencegahan dan pemberantasan praktik pungutan liar. Selain itu diharapkan workshop ini dapat menggali ide dan gagasan antar K/L terkait pelaksanaan saber pungii.
Hadir sebagai narasumber pada workshop APIP di antaranya Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung, Inspektur Pengawasan Umum Kepolisian Negara Repubiik Indonesia, Ketua Ombudsman Republik Indonesia, dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Komentar