acehsumatra.co.id (Jakarta)’- Fikar W Eda seniman nasional asal Aceh kerap mengalang bantuan gempa Aceh melalui pergelaran seni di Jakarta.Untuk kesekian kali Fikar bersama Penyair Nusantara lainnya kembali menyuguhkan pentas seni baca puisi yang mereka namai “Refleksi Gempa.Aceh”
Pergelaran itu  digelar bersama komunitas seniman bekerjasama dengan elemen masyarakat Aceh di Jakarta,  di Boulevard Coffee & Resto, Apartemen The Boulevard, Jalan H. Fachruddin No. 5 Tanah Abang (Samping Hotel Millenium), Jakarta Pusat, Jumat, (20/01)’ refleksi tersebut juga diisi dengan peluncuran buku puisi karya sekitar 150 penyair, seniman dan masyarakat Nusantara tentang gempa, berjudul “6,5 SR Luka Pidie Jaya”.
IMG20170120212939“Buku setebal 246 halaman itu sebagai tanda simpati para seniman dan masyarakat Indonesia, termasuk Malaysia, terhadap korban gempa di Aceh pada 7 Desember 2016,” kata Willy Ana pada acara itu.
Penyair Nusantara yang menulis puisi untuk Aceh, antara lain, Ahmadun Yosi Herfanda, D Kemalawati, Din Saja, Eka Budianta, Fikar W Eda, Fakhrunnas MA Jabbar, Handry TM, Jumari HS, J Kamal Farza, Gol A Gong, Nelson Dino (Malaysia), Rida K. Liamsi, Syarifuddin Arifin, Sulaiman Juned, Teja Alhabd, Teuku Dadek, Siwi Wijayanti, Zulfaisal Putera, dan lain-lain.
IMG20170120205617Selain peluncuran buku, acara juga diisi dengan doa bersama, baca puisi, testimoni gempa, lelang buku dan penggalangan dana untuk korban gempa.
Ia mengatakan selain donasi yang terkumpul, keuntungan dari penjualan buku akan disampaikan kepada korban gempa dan kegiatan-kegiatan yang ada kaitannya dengan gempa tersebut. “Setelah pergelaran ini kami berencana untuk datang ke sekolah-sekolah di lokasi gempa untuk menghibur anak-anak yang trauma dengan berpuisi, baik dengan mengajak mereka membaca puisi maupun menulis puisi,” tutur Willy.
Pemilik Boulevard Coffee, yang memfasilitasi pegelaran itu  berkomitmen sebagian keuntungan dari penjualan minuman dan makanan di cafenya pada saat acara berlangsung akan disumbangkan untuk korban gempa. “Nanti kita hitung sama-sama berapa jumlahnya,” kata Teuku Nusa, pengusaha asal Aceh itu.
Acara tersebut juga menjadi ajang silaturahim bagi masyarakat Aceh di Jakarta.Tampak hadir, Kepala Bappeda Pidie Jaya, mantan Wagub Aceh, Nazar, Ketua TIM Surya Darma, Ketua Garda Teuku Umar, Kepala Perwakilan Pemerintah Aceh Jakarta, dan sejumlah tokoh masuarakat Aceh lainnya (zal)
Komentar