acehsumatra.co.id (Jakarta) – Masa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (5/2) memadati pelataran pintu masuk Monas depan Patung Kuda Indosat, Jakarta.Masa HTI menuntut “Stop Kriminalisasi Ulama dan Haram Pemimpin Kafir”

 Jurubicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto, menyampaikan seperti telah ramai diberitakan sidang terkait penistaan agama, Ahok telah menghardik dan mengancam KH Ma’ruf Amin.
Terkait hal tersebut HTI dalam aksi itu mengeluarkan pernyataan sikap:
IMG20170205100708
1. Mengecam keras penghinaan ulama tak ubahnya penghinaan terhadap umat Islam
2. Apa yang dilakukan Ahok tidak menunjukan itikad baik, justru melakukan penghinaan secara langsung terhadap ulama
IMG20170205100437
3. Pernyataan Ahok memiliki transkrip pembicaraan telepon antara KH Ma’ruf Amin dengan SBY harus dibuktikan
4, Dengan semua yang dilakukan Ahok nyatalah tidak pantas dipilih sebagai pemimpin.Dan pasti menurut syariat Islam haram memilih pemimpin kafir.
5. Menyerukan kepada umat Islam di Jakarta untuk tegas menolak pemimpin kafir, dan bagi muslim yang telah terlanjur mendukung segera hentikan karena Alquran jelas melarang memilih pemimpin kafir.
6. HTI juga mengecam kriminalisasi terhadap ulama dan ormas Islam karena menghalangi dakwah Islam dan melanggar hak warga negara yang dilindungi UU. (Zal)
Komentar