acehsumatra.co.id (Jakarta) – Dalam Kongres IV Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang diselenggarakan di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, pada tanggal 7-9 Februari 2017, Said Iqbal kembali terpilih sebagai Presiden KSPI. Said Iqbal terpilih secara aklamasi menahkodai organisasi KSPI untuk periode 2017 – 2022. Perlu diketahui, saat ini Said Iqbal adalah Presiden Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI).

Dalam orasi pertamanya setelah terpilih sebagai Presiden KSPI untuk kedua kalinya, Said Iqbal mengatakan perjuangan KSPI bukan hanya untuk kaum buruh, tetapi juga berjuang untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Dia mengatakan, tantangan kedepan sangat berat. Karena itu, KSPI akan bekerja lebih keras lagi untuk melawan kebijakan yang menyengsarakan kaum buruh, seperti menolak PP 78/2015, menolak outsourcing dan pemagangan, hingga mendesak pemerintah agar menurunkan harga kebutuhan pokok.

Sementara itu, posisi Sekretaris Jenderal KSPI diisi oleh Ramidi, dari Serikat Pekerja Nasional (SPN).

Muhamd Rusdi dari Asosiasi Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) yang sebelumnya adalah Sekjen KSPI, menduduki posisi Deputy Presiden (Ketua Harian KSPI).

Kongres IV KSPI juga memilih susunan pengurus Majelis Nasional dan Majelis Pertimbangan Organisasi. Adapun posisi Ketua Majelis Nasional KSPI periode 2017 – 2022 diisi oleh Didi Suprijadi. Didi saat ini menjabat sebagai salah satu ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sedangkan posisi Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi KSPI periode 2017 – 2022 adalah M Qudrat Nugraha.

Sama seperti Didi, Qudrat juga berasal dari PGRI, sebagai Sekretaris Jenderal.(zal)

 

Komentar