acehsumatra.co.id (Jakarta) – Untuk memperbaharui data warga miskin DKI Jakarta, Dinas Sosial DKI Jakarta melakukan program Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM). Hal itu dilakukan untuk memutakhirkan Basis Data Terpadu (BDT) bagi penerima manfaat program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan menuturkan, dengan adanya program MPM ini, DKI Jakarta akan memiliki data tunggal terkait warga miskin.IMG-20170216-WA0089“Kita perbaharui datanya. Bisa jadi warga yang sebelumnya miskin sekarang sudah sejahtera. Tentu tidak perlu lagi menerima program kemiskinan. Ini juga untuk menghindari data ganda,” tandas Masrokhan.

Data tunggal itu, katanya, bisa digunakan sebagai acuan bagi kementerian atau lembaga negara, Satuan Kerja Perangkat Daerah, dan sebagai. Sehingga penerima program kemiskinan itu tepat sasaran.

Warga miskin di DKI nantinya akan wajib mendaftarkan diri di PTSP sebagai warga miskin. Dengan mendaftar, maka warga itu akan menjadi penerima manfaat dari program kemiskinan.

“Itu disebut pendaftaran aktif. Sedangkan pendaftaran pasif untuk warga miskin dengan rumah tangga tunggal lansia, disabilitas atau terpencil akan didaftarkan oleh lurah atau pegawai pemerintah setempat,” terang Masrokhan.

Pihaknya sendiri akan bekerjasama dengan walikota, camat hingga lurah untuk membantu menyosialisasikan pemutakhiran data ini. Dengan adanya sinergi itu, warga akan mengetahui adanya pemutakhiran data.

“Kami upayakan agar jangan sampai warga tidak tahu kalau warga miskin harus mendaftar di PTSP dahulu. Jadi sekarang mekanismenya sudah begitu. Perlu ada kerjasama yang solid dengan walikota, camat, dan lurah supaya warga tahu,” tandas Masrokhan.

Dalam implementasi di lapangan, pihaknya juga akan dibantu oleh Tim Masyarakat Peduli yang terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat, Karang Taruna, Taruna Siaga Bencana, PKK, RT/RW dan lain-lain yang ditetapkan lurah.

Program MPM itu akan dilaksanakan dua kali selama tahun 2017 ini. Yaitu pada bulan Mei dan November. Pihaknya berharap program ini dapat tersosialisasi dan terealisasi dengan baik.

Komentar