Acehsumatra.co.id (Singkil) – Dua perahu nelayan berkontruksi fiber bantuan lima bulan yang lalu dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Singkil di Desa Ujung Kecamatan Singkil terbakar atau dibakar. hal itu masih dalam tanda Tanya.

Menurut pengakuan Bakaruddin pemilik perahu kepada Acehsumatra menyebutkan, ia baru mengtahui perahu tersebut terbakar diberitahu oleh Mukhlis, dan mengatakan perahu kita sudah terbakar tadi pagi dibelakang rumah ucap Muklis yang ditirukan Bakarudin.

Adapun motiv terbakarnya kedua perahu ini diduga kuat kerana adanya orang yang iri hati kepada mami berdua mendapatkan Perahu Bantuan Dari DKP Singkil, siapa orang yang iri kepada mereka saya tidak mengatahui pasti kata Bakaruddin.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Singkil Iptu Syamsuar , Jumat (17/2/2017), membenarkan peristiwa terbakarnya dua perahu tersebut.
Korban masing-masing Muklis (70) warga Desa Ujung Kecamatan Singkil, Bakaruddin (63) warga Desa Pasar Singkil.
Kronologis kejadiannya kata Syamsuar, berdasarkan laporan korban ke Polsek, salah seorang saksi mata, Sarli warga setempat, yang pertama kali melihat dua perahu bantuan itu berasap dan ternyata sudah terbakar, Kamis (16/2/2017) sekira pukul 05.45 WIB waktu subuh.

Selanjutnya, Sarli pun langsung mendatangi rumah Muklis dan melaporkan kejadian tersebut.

Setelah melihat kondisi perahunya yang terbakar, Muklis langsung memberitahukan kepada Bakaruddin pemilik satu perahu lagi, dan langsung bersama-sama membuat laporan ke Polsek Singkil sekira pukul.14:00 WIB.

“Kita sudah memasang garis polisi, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, dengan memeriksa saksi-saksi dan mengamankan TKP,” terang Syamsuar.

Sementara untuk penerapan pasal, akan dijerat KUHP 406 tentang pengrusakan. “Masih dalam lidik belum kita ketahui dugaan terbakar atau dibakar. Namun dugaan sementara tidak ada indikasi politik, dan hanya kriminal,” sebut Syamsuar.(Rostani).

Komentar