acehsumatra.co.id (Singkil)-Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Singkil digemparkan dengan penemuan jeruk purut berbalut tanah liat dan paku seukuran tiga inci disetai daun sirih, benda yang ditemukan di depan gerbang pagar kantor tersebut diduga sebagai bentuk teror penyelenggara pilkada.

Benda diduga alat praktik perdukunan itu ditemukan petugas kepolisian yang sedang berjaga-jaga mengamankan Kontor KIP Aceh Singkil, Selasa (20/2).

Yarwin Adi Darma Ketua Komisi Indenpenden (KIP) Aceh Singkil saat dikompirsikan (Acehsumatra) diruang Media Center Senin, (20-2-2017) membenarkan, Penemuan benda berbau mistis itu, Ia mengetahui benda itu setelah mendapat kabar dari aparat kepolisian

“Iya, saya baru tau dari pak Wakapolsek Singkil dan pak Kasat Intelkam, kalau saya lihat memang bendanya jeruk purut, paku, tanah liat dan daun sirih, daun sirihnya terpisah,” ujar Yarwin.

Yarwin mengaku tak mau ambil pusing dengan teror jeruk purut tersebut. Bekas Komisioner KIP Aceh itu memilih untuk tetap fokus menjalankan tahapan pilkada yang sedang berlangsung ketimbang memikirkan hal-hal di luar nalar seperti itu.

“Ya bingung juga saya mau mengomentari apa soal ini, kita gak tau apa maksudnya dan dari mana asalnya, kita fokus aja kerja dan Alhamdulilah sampai saat ini kami semua masih sehat-sehat aja, bendanya juga sudah dibuang, kita percaya kepada Allah ajalah,” pungkas Yarwin.

KIP Aceh Singkil sendiri saat ini sedang fokus melakukan persiapan untuk proses rekapitulasi suara, baik untuk calon gubernur/wakil gubernur maupun bupati wakil bupati hasil pemungutan suara 15 Februari lalu.(Rostani).

Komentar