acehsumatra.co.id (Jakarta) –  Forum Stop Tuberkulosis (TB) Partnership Indonesia (FSTPI) yang diketuai Arifin Panigoro, meluncurkan kemitraan yang telah menghasilkan tiga rekomendasi koalisi TB kepada pemerintah Indonesia yang diterima oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, di Gedung Utama II, Istana Wakil Presiden, Jakarta (16/3)
Tiga butir rekomendasi yaitu, pertama agar semua kementerian dan lembaga terlibat dalam upaya penanggulangan TB,
Kedua perlunya penerbitan peraturan presiden tentang penanggulangan TB di Indonesia sebagai dasar hukum keterlibatan semua pihak; dan ketiga membenahi dan menetapkan standar penanganan TB di sektor Industri, CSO, dan layanan kesehatan sehingga bisa menghasilkan penanggulangan TB di Indonesia yang berkualitas.
Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan jumlah kasus TB terbesar di dunia. Besarnya jumlah penderita yang berasal dari usia produktif, menimbulkan beban negara yang tinggi.
Peluncuran kemitraan itu dalam rangka memperingati hari TB sedunia 2017, yang jatuh pada 24 Maret ini bertujuan agar target indiktor nasional eradikasi TB 2035 dapat tercapai, Namun, mengingat masih banyaknya kasus yang belum teridentifikasi dan mudahnya penularan penyakit TB ini di tengah masyarakat, maka diperlukan upaya kolaboratif dan komitmen lintas sektor yang lebih strategis, sehingga terdapat penurunan kasus TB yang signifikan di Indonesia.
“Sebagai upaya untuk mengeliminasi penyakit TB, pemerintah telah menginisiasi program TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh TB) pada 2 April 2016 – sebagai strategi untuk meningkatkan kasus TB dan mendeteksi keberhasilan pengobatan TB,”ujar Arifin
Kata Arifin, Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI) bersama dengan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan didukung oleh Johnson & Johnson Indonesia, bersama dengan berbagai perwakilan lain dari sektor industri, LSM, dan penyedia layanan kesehatan masyarakat telah mengadakan beberapa pertemuan terkait upaya penanggulangan TB di Indonesia.
“Hasil pertemuan yang berupa tiga rekomendasi koalisi TB tersebut hari ini (16/3) kita sampaikan kepada pemerintah Indonesia dalam Peluncuran Kemitraan, yang telah diterima oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, sekaligus penandatanganan komitmen kemitraan lintas sektor untuk penanggulangan TB di Indonesia”ujarnya.(fs)
Komentar