acehsumatra.co.id (Jakarta) – Putaran kedua Pilkada DKI Jakarta telah selesai, berdasarkan hasil Quick Count pada putaran kedua menghasilkan terpilihnya gubernur dan wakil gubernur baru, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Solahudin Uno. Terkait hal tersebut Relawan Cinta Persatuan Indonesia yang terbentuk sejak (10/02/2017) sebelum putaran pertama menyatakan sikap dalam konferensi press (21/04/2017) di Sekretariat RCPI, Jakarta.

Salah satu isi pernyataan sikap RCPI adalah mengajak kepada seluruh Timses, relawan, kerabat dan sahabat untuk tetap menjaga persatuan. Apabila selama ini ada perbedaan dalam pilihan, saling serang dan saling mencurigai kini saatnya kita kembali berjabat tangan dan bekerja bersama-sama. Perbedaan adalah sebuah keniscayaan namun persatuan harus tetap kita utamakan. Mari kita kembali merajut persatuan yang pernah terkoyak. Hilangkan syak wasangka dan saling curiga.

Sementara itu Teguh Eko Prastyono Koordinator Presedium RCPI mengutarakan sesuai pernyataan kami bahwa hasil kemarin sudah bicara takdir dan tidak bisa diganggu gugat lagi dan prosesnya juga memang keliatannya ada keberuntungan-keberuntungan terus dan terakhirnya juga ada kejadian-kejadian yang tidak bagus untuk lawan dalam hal ini paslon no 2, hingga Anies-Sandi bisa menang mutlak 17% sesuai hasil quick count dan saya juga yakin  hasil real count juga tidak akan jauh berubah.

“Harapan RCPI tentunya kami terus ikut mengawal Anies-Sandi dan karena kami para relawan ex Jokowi kami juga mencoba menyatukan dan merajut teman-teman relawan Jokowi yang ada di relawan  paslon no 2, itu tugas kami ketika Anies-Sandi menang jadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta  tentu tugas pertama kami dari RCPI yang kedua tentunya kami akan fokus satgas dan KJP Plus yang merupakan salah satunya program Anies-Sandi, jadi  kami ini membetuk satgas dan KJP Plus untuk memonitoring dan mengawasi sampai tingkat bawah KJP Plus nya, itu fokus kami sebagai relewan RCPI” kata Teguh Eko Prastyono.(sar)

Komentar