JAKARTA (acehsumatra.co.id) – Mayday yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 May serempak di 32 provinsi 250 kabupaten dan kota dari data tersebit diperkirakan setengah juta buruh mengikuti aksi May Day diseluruh Indonesia dan untuk JABODETABEK akan dipusatkan di istana catatan yang kami terima 150 ribu buruh akan berada di istana titik kumpul aksi May Day adalah dipatung kuda jam 10.00 WIB akan long march ke istana sampai dengan jam 19.00 WIB. Hal ini disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, saat konferensi press penjelasan aksi May Day, Jakarta, (28/04).

“Aksi Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2017 bertema HOSJATUM, yang merupakan kependekan dari “hapuskan ‘outsourcing’ atau praktik alih daya dan pemagangan”, “jaminan sosial” dan “tolak upah murah”. ujar Said Iqbal.

Sistem kerja alih daya, apalagi ditambah dengan pemagangan, adalah praktik perbudakan modern yang tidak memberikan kepastian kerja dan masa depan bagi buruh, karena itu pada aksi  “May Day”, KSPI menyuarakan penghapusan sistem kerja yang eksploitatif seperti praktik alih daya dan pemagangan. Selanjut terkait jaminan sosial, KSPI menuntut jaminan kesehatan gratis untuk seluruh rakyat. Dengan kata lain, KSPI menuntut program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dibiayai negara melalui APBN.
Selain jaminan kesehatan, KSPI juga mendesak jaminan pensiun buruh dan pegawai negeri sipil (PNS) disamakan sehingga buruh juga mendapatkan manfaat pensiun sekurang-kurangnya 60 persen dari upah terakhir.(sar)

Komentar