Jakarta (acehsumatra.co.id) – Anggota DPD asal Aceh H Sudirman yang akrab dipanggil Haji Uma, memenuhi janjinnya sewaktu rapat akbar Tim Pemekaran Aceh Malaka beberapa waktu lalu.Sudirman berjanji akan menunggu tim pemekaran di Senayan
Tim Pemekaran Kabupaten Aceh Malaka berangkat ke Jakarta untuk menyerahkan berkas kelengkapan pemekaran ke beberapa instansi terkait dan meminta dukungan tokoh Aceh di Jakarta.Tim ke Jakarta berjuang untuk memekarkan Kabupaten baru Aceh Malaka dari kabupaten induknya Aceh Utara.
Dalam kunjungan itu anggota DPD RI  H. Sudirman, menyambut tim perwakilan Aceh Malaka yang  tiba di Gedung DPD RI Senayan Jakarta, Jumat lalu yang sebelumnya, perwakilan dari Aceh Malaka itu juga ikut melakukan pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri dan DPR RI.
Kehadiran panitia pemekaran dipimpin tokoh Akademisi Prof. A Hadi Arifin dan penyusun naskah akademik Drs Ismadi, serta sejumlah Tim Pemekaran dari Aceh, untuk menyerahkan sejumlah berkas tentang uji akademis dan data Daerah Otonomi Baru (DOB).
Ketua Tim Pemekaran, Muslem ST dalam kesempatan itu mengatakan, Kunjungan Perwakilan Masyarakat Pemekaran Aceh Malaka di DPD RI, disambut baik Senator Aceh, H Sudirman atau yang lebih dikenal dengan sapaan Haji Uma.
“H. Sudirman sudah sangat sesuai dengan janjinya seperti apa yang disampaikan pada rapat akbar lalu, bahwa dirinya akan menunggu tim pemekaran di Senayan” kata Muslem.
Sementara itu H Sudirman saat ditanya mengenai kunjungan dari Forum Masyarakat Pemekaran Aceh Malaka sambil beraudiensi diruang kerjanya, bahwa pihak dirinya selaku DPD RI Perwakilan Aceh sangat mendukung bahkan siap memfasilitasi Tim pemekarang saat berada di Jakarta.
Terkait pemekaran Aceh Malaka, sudah sangat lama dipersiapkan, karena sebagai syarat pembentukan kabupaten baru sudah mencukupi secara Undang-Undang sesuai dengan peraturan pemerintah RI.
“Semua syarat untuk pemekaran Aceh Malaka sudah rampung diselesaikan Tim, sesuai apa yang saya lihat bahwa naskah Akademik sudah mencapai 90% serta berkas dukunganpun sudah sangat mencukupi” ungkap H Sudirman saat wawancara bersama Tim pemekaran diruang kerjanya.
Selanjutnya H. Sudirman menambahkan, jumlah penduduk Aceh Utara saat ini sudah mencapai lebih kurang 850.000 jiwa, jadi secara  logika sudah sangat layak dimekarkan demi pemerataan pembangunan dan percepatan kemajuan serta kesejahteraan Kabupaten Aceh Malaka.
“Penduduk sudah melebihi dari 60.000 orang, malahan Aceh Malaka ketika dimekarkan nantinya jumlah penduduk mencapai lebih kurang 230 ribu jiwa “ujar Haji Uma.
Secara demografi calon kabupaten Aceh Malaka juga memiliki posisi yang sangat strategis, hal ini dapat ditinjau langsung dari letak wilayah yang berada di bagian Selat Malaka.
Daerah Aceh Malaka juga memiliki sarana transportasi yang lengkap, disana tersedia bus yang selalu beroperasi dari Medan menuju Banda Aceh, tentunya juga hal ini sebagai faktor yang mendukung untuk dimekarkan “papar Haji Uma.
Dibidang potensi yang dimiliki, Kabupaten Aceh Malaka layak dimekarkan karena memiliki potensi alam yang sangat menjanjikan, ada berbagai potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan yakni dari sumber daya alam bidang pertanian, perikanan dan peternakan.(zil)
Komentar