JAKARTA (acehsumatra.co.id) Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia (IKA UKI) mengelar diskusi publik”Lawan!Premanisme Politik di Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) di Resto Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Minggu (6/5)

“Kemelut DPD RI dan Situasi Demokrasi Indonesia Saat ini menjadi fokus kami IKA UKI merasa penting untuk membahas hal tersebut, dalam bentuk diskusi publik ,”jelas Ketua IKA UKI, Clifton Hutosoit, Si.P
Menurut Clifton, dilantiknya Osman Sapta Odang, Nono Sampono, serta Damayanti Lubis oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) adalah cara-cara preman dalam berpolitik yang menghalalkan segala cara.
Sambungnya, apalagi lagi saat ini posisi Osman Sapta Odang sebagai Ketua Umum Partai Hanura semakin mengaburkan fungsi dan makna DPD RI sebagai Lembaga Tinggi Negara yang merupakan representasi kepentingan daerah yang diamanatkan oleh konstitusi.
Diskusi yang di moderatori oleh John Tirayoh menghadirkan:Direktur IHCS ( Indonesia Human Rights Commite For Social Justice)
Ridwan Dharmawan, S.H dan dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Nasional. (PBHI)
Julius Ibrani, menganggap premenisme di DPD itu menunjukan indikatof kuat lampu merah bagi masyarakat miskin dan marjinal yang mencari keadilan,”Hanya orang-orang berkuasa yang dapat semena-mena meminta MA dan hakim agung untuk menuruti perintahnya meskipun melawan putusan MA sendiri,”pungkas Julius Ibrani, Ketua PBHI Nasional.(red)
Komentar