ACEH UTARA (acehsumatra.co.id) Panitia Pemekaran DOB Kabupaten Aceh Malaka bersama Gerakan Pemuda Pemekaran Aceh Malaka (GP-PAM) menggelar pertemuan silaturrahmi serta sosialisasi dan koordinasi persiapan Daerah Pemekaran Aceh Malaka dengan seluruh panitia pemekaran tingkat kecamatan dan seluruh geuchik gampong di Balai Desa Kantor Camat Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, 8/5/2017.

Kegiatan itu di fasilitasi langsung Camat Kecamatan Sawang Drs. Sufyan,MM dan dihadiri seluruh panitia pemekaran Aceh Malaka tingkat kecamatan dan juga seluruh Geuchik di 39 desa.

Drs Sufyan, MM dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan pertemuan itu sebagai bentuk evaluasi dan konsolidasi tim pemekaran untuk memperjelaskan kembali posisi Panitia pemekaran baik Panitia Pemekaran inti, panitia kecamatan, GP-PAM, IMAM, IS-PAM dan AP-PAM sebagai pendukung percepatan proses Pemekaran. selain itu, Camat juga menggagas lahirnya Assosiasi Geuchik Aceh Malaka (AGAM)

Berdasarkan kesepakatan Asosiasi Geuchik Kecamatan Sawang dalam 39 gampong serta panitia kecamatan yang ada, siap memberikan dukungan penuh serta berkontribusi baik spanduk maupun tenaga jika dibutuhkan sebagai bantuk dukungan masyarakat terhadap pembentukan DOB di Aceh Utara (Aceh Malaka).

Sementara itu, Panitia Pemekaran Aceh Malaka Prof. Drs. H. A. Hadi Arifin, M. Si melalui Ketua GP-PAM Muslim ST juga menjelaskan terobosan utama Panitia Pemekaran dan GP-PAM ke tingkat Kabupaten dan Provinsi berdasarkan persyaratan Pemekaran sudah mencapai 85 persen, bahkan pada 2018 nanti kesempatan Pemekaran Kabupaten sebanyak 240 Daerah Otonomi Baru.

“Untuk mengejar peluang ini, Panitia Pemekaran mengambil jalan pintas menuju Jakarta untuk bertemu Kemendagri dan DPR-RI sebagai lobi Politik” ungkap Muslim Syamsyuddin,ST dihadapan forum.

Muslem menambahkan, dari hasil pertemuan yang telah di tempuh ketingkat pusat, Lembaga Kementerian RI, DPR RI dan DPD RI bahkan hingga ke tingkat Pemerintah RI sangat mendukung jika pemekaran Kabupaten dilakukan berdasarkan syarat-sayarat sesuai dengan Undang-undang.

“Mereka memberi limit kepada panitia pemekaran untuk melakulakan persiapan administrasi yang belum selesai selambat lambatnya hingga Bulan Mei 2017, jelasnya.

Sesuai hasil kesepakatan dan penyampaiaan dihadapan forum Asosiasi Geuchik di Kecamatan Sawang, panitia terus berupaya berbagai cara mempersiapkan berkas kelengkapan adm sesuai permintaan Kementerian.(zil)

Komentar