JAKARTA, (ACEHSUMATRA.com)- Rita Widyasari S.sos, MM, Ph.D menjadi perempuan inspiratif bersama sosok-sosok perempuan lainnya  seperti lrna Narulita SE. MM Bupati Pandeglang, Alrin Rachmi Diany SH. MKn, MH Walikota Tanggerang Selatan, Dr. Neneng Hassanah Yasin Bupati Bekasi, Hj. lndah Damayanti Puteri Bupati Bima, Hj. lmas Aryumningsih SE. Bupati Subang, Okky Asokawati Anggota DPR Rl, Nita Yudi Ketua lWAPl, Yani Marllna Ketua PKK Kota Bima dan Pemerhati UMKM lnne Noor, serta tokoh-tokoh perempuan lainnya yang dapat memberi inspirasi dan memotivasi kepada perempuan lain, melalui acara penganugrahan Award dari Organisasi Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi  (PPLIPI), Penghargaan perempuan inspiratif ini diberikan bersamaan dengan peringatan Hari Lahir PPLlPl yang pertama, di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Senen (08/05/2017).

Tidak hanya memiliki kemampuan yang luar biasa dalam bidangnya, Rita Widyasari adalah sosok yang patut menjadi inspirasi dan panutan bagi para wanita Indonesia, Be Inspired.

Memiliki banyak prestasi dari kementrian sejumlah 34 penghargaan yang pernah diraihnya, juga penghargaan International sebagai Women Icon Of The Year dari negara Malaysia. Semakin menjadi beban kita dan tanggung jawab yang berat, karena pernah menjadi terpilih bupati terbaik pasti orang memantau apa yang orang. Hal ini diungkap Rita Widyasari saat  ditemui awak media acehsumatra.co.id.

Sungguh sebuah kesempurnaan dunia yang bisa dicapai sosok wanita sukses seperti Rita Widyasari. Ia dapat diteladani sebagai wanita yang sukses berkarir sebagai Bupati Kutai Kartanegara dan sekaligus sukses menjadi ibu rumah tangga.

Rita Widyasari mungungkapkan perempuan hebat adalah paham kodratnya, menurut saya keluarga yang baik tidak lupa sama kodratnya, tapi kalau bisa dia tidak terlalu tergantung dengan suami dalam ekonomi, tapi mampu membantu ekonomi suaminya tapi anaknya tetap sekolah dan terdidik, mendapatkan gizi yang baik serta keluarganya utuh menurut saya itu baru perempuan yang hebat.

“Saya bilang seperti air megalir saja pada saat bersama keluarga saya fokus, saat bersama keluarga tidak bisa diganggu dan pada saat bekerja saya full fokus bekerja jadi disesuaikan dengan keadaan” kata Rita Widyasari.

“Dari sisi perempuan, yang menurut saya ada sisi kelebihannya adalah kesabarannya,  ketelitiannya, kasih sayangnya, menambah warna yang berbeda dimana tempat dia berada. Jadi perempuan sangat diharapkan  dalam hal ini menurut saya untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan diseluruh lini di Indonesia” ujar Rita Widyasari.

Saat ini, Rita Widyasari menjalin kerjasama dengan University of Cambridge, Inggris dalam bentuk implementasi program pengembangan Bahasa Inggris. Memberikan pelajaran kepada 45 orang guru-guru untuk periode pertama dan periode kedua 25 orang untuk disetifikasi mengajar Bahasa Inggris.

“Saya membawa guru-guru untuk mendapatkan sertifikasi Bahasa Inggris,  supaya bisa mengajar dengan baik Bahasa Inggris. Bukan belajar bahasa inggris tapi guru- guru terpilih tersebut sudah expert Bahasa Inggris dengan TOEFL rata-rata 500, dan disana dilatih cara mengajar yang baik. Setelah mereka lulus mereka akan membuat kelompok-kelompok untuk mengajar beberapa ratus guru yang mengajar di Kutai Kartanegara” pungkas Rita Widyasari.(sar)

 

Komentar