acehsumatra.co.id (Jakarta) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Kamis (8/6), membacakan sebanyak 23 putusan, diantaranya  sejumlah penyelenggara Pemilu telah diberhentikan secara tetap.Pembacaan 23 putusan ini sekaligus merupakan tugas terakhir bagi komisioner DKPP 2012-2017

Pembacaan keputusan itu dibagi dua sesi, pada sesi pagi sepuluh perkara yang telah dibacakan adalah berasal dari Kabupaten Puncak Jaya, Papua; Intan Jaya, Papua; Lanny Jaya, Papua; Kepulauan Yapen, Papua; Aceh Singkil, Aceh; Nagan Raya, Aceh; Maybrat, Papua Barat; Tambrauw, Papua Barat; Serdang Bedagai, Sumatera Utara; dan Tebo, Jambi.

Sedangkan sepuluh penyelenggara Pemilu yang diberhentikan berasal dari empat daerah. Mereka adalah Linus Tabuni, Linus Bagau, dan Serpianus Sondegau (Ketua dan Anggota KPU Intan Jaya; Samuel Asmuruf (Panwaslih Kabupaten Maybrat), Maria Kocu, Yohanes Homer, dan Semuel Yumte (KPU Maybrat); Edi Susilo (KPU Serdang Bedagai) dan Sekretarisnya Suriadi dikembalikan ke instansi sebelumnya; serta Kemas Khairul Muni yang disanksi tidak boleh lagi menjabat sebagai penyelenggara Pemilu di masa yang akan datang.

“Sebagai catatan, yang dimaksud tidak lagi memenuhi syarat menjadi penyelenggara Pemilu di masa datang itu sama artinya telah di-black list,” terang Ketua Majelis DKPP Prof. Jimly Asshiddiqie.

Selain sanksi pemberhentian tetap, para penyelenggara Pemilu lainnya mendapat putusan berbeda-beda. Sebanyak 31 orang dinyatakan tidak terbukti, sehingga diberikan rehabilitasi. Sebanyak 22 mendapat peringatan dari yang bersifat ringan sampai berat, dan satu orang lagi yakni Ketua KPU Serdang Bedagai Muhammad Sofian diberhentikan sebagai ketua, atau diturunkan jabatannya menjadi anggota.

Kemudian pada sesi siang Sebanyak empat penyelenggara Pemilu dari Kabupaten Maybrat, Papua Barat, dijatuhi sanksi pemberhentian tetap oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Keempat penyelenggara Pemilu tersebut tiga orang berasal dari KPU Maybrat dan satu orang dari Panwaslih Maybrat.

“Mengabulkan pengaduan Pengadu untuk sebagian. Menjatuhkan sanksi berupa Pemberhentian Tetap kepada Teradu IV Maria Kocu, Teradu VI Yohanes Homer, Teradu VIII Semuel Yumte, selaku Ketua merangkap Anggota dan Anggota KPU Kabupaten Maybrat dan Teradu III Samuel Asmuruf selaku Anggota Panwaslih Kabupaten Maybrat terhitung sejak dibacakannya Putusan ini,” demikian kutipan amar putusan DKPP dibacakan Anggota Majelis Dr Nur Hidayat Sardini.

Untuk informasi, sidang pembacaan putusan DKPP kali ini menjadi sidang terakhir bagi para Anggota DKPP periode 2012-2017 karena masa tugas mereka telah habis per 9 Juni 2017. Sidang dipimpin Ketua DKPP Prof Jimly Asshiddiqie dengan Anggota Dr Nur Hidayat Sardini, Dr Valina Singka Subekti, Saut Hamonangan Sirait, Ida Budhiati, dan Endang Wihdatiningtyas. (Red)

Komentar