Jakarta (acehsumatra.co.id)  Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya terus melakukan rehab total pada pasar tradisional yang ada di wilayah DKl Jakarta. Selain itu sejumlah pasar tersebut juga dibangun dengan metode Mixed Uses Development atau kawasan superblok yang dipadukan dengan kawasan rumah susun (Rusun), hotel, perkantoran dan juga pusat perbelanjaan baru. 
Direktur Utama PD. Pasar Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan salah satu bentuk orientasi Mixed Uses DeveIopment yang kembali akan dilakukan berada di kawasan Pasar Blok E Tanah Abang atau terkenal dengan Pasar Tanah Abang Bukit di Jalan Haji Fachrudin No.36, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.Pasar tersebut nantinya akan dibangun terintegrasi mulai dengan kawasan pertokoan, hotel dan fasilitas lainnya.
“Pengelolaan dan pengembangan area pasar yang terintegrasi merupakan hal yang sangat penting mengingat pesatnya pertumbuhan pusat perbelanjaan dan pusat perekonomian saat ini,” ujar Arief Nasrudin pada saat Ground Breaking Ceremony Tanah Abang Square Pusat Grosir dan Hotel.
Jumat (16/6).
Adapun menurut Arief, bangunan baru dilokasi tersebut nantinya akan dibangun setinggi 13 lantai dengan rincian kawasan pertokoan seluas 991,05 meter persegi dan lokasi parkir seluas 1774,75 meter persegi. Selain itu untuk hotel sendiri menempati bangunan 12 lantai dengan luas 2964,20 meter persegi dan ada 108 kamar terdiri dari 6 tipe deluxe dan 102 tipe standar.
Kondisi Pasar Tanah Abang Blok E sudah dikosongkan dan sebanyak 106 pedagang disana sudah pindah ke Pasar Petojo Ilir di Jalan AM Sangaji, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
“Nantinya bangunan tersebut akan difungsikan sebagai pusat perbelanjaan, hotel dan fasilitas penunjang lainnya dengan target selesai 1 tahun,” katanya  (ril).
Komentar