Senator asal Aceh H Fachrul Razi MIP

Aceh Sumatra (Lhokseumawe) Ditemui usai gelaran kenduri Maulid oleh Komite Peralihan Aceh (KPA) se-Pase, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP, secara pribadi mendukung penerapan hukuman pancung  di Negeri Syariah, Profinsi Aceh.

“Selain itu para koruptor juga harus dipotong tangannya atau dipancung,”kata Fachrul, di Islamic Center, Lhokseumawe, Minggu (18/3).

Menurut mantan jubir pusat KPA/PA, penerapan hukuman pancung di Aceh apabila penerapan Syariat Islam sudah dilaksanakan secara kaffah baik itu dari sisi adat maupun aturan hukum.Penerapan hukum syariat di Aceh dibolehkan dan dilindungi oleh dua Undang-undang sekaligus. Pertama UU nomor 11 tahun 2006 dan yang kedua UU nomor 44 tahun 1999 tentang kekhususan dan keistimewaa Aceh menerapkan Syariat Islam.”Saya sangat mendukung penarapan hukuman pancung di Aceh sebagai bentuk efek jera,”tegasnya sekali lagi.(red)

Komentar