Aceh Sumatra (Lhokseumawe) Salah seorang Ulama besar Aceh, Abu Syeh Hasan Krueng Kale, di awal kemerdekaan pernah mengamanahkan Tarbiyah Islamiyah kepada Pemerintah Indonesia kala itu dipimpin oleh Bung Karno.

Pimpinan Tarbiyah Islamiyah Mazhab Imam Syaf’i, Abati Usman Banda Dua, memberi tausiah singkat pada peringatan Haul wafatnya Imam Syaf’i
“Karena Abu Syeh Hasan Krueng Kale memahami Hadist Rasulullah ;Awal Islam merantau di penghujung pun juga merantau,”jelas Tgk Usman Pimpinan Tarbiyah Islamiyah Mazhab imam Syaf’i, pada haul peringatan wafatnya Imam Syaf’i, dan Haul Tarbiyah islamiyah, di Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (11/4).
Pengibaran bendera Tarbiyah Islamiyah oleh Santriwati, pada peringatan haul wafatnya Iman Syaf’i.                        Makna dari Hadist Rasulullah diatas menurut Abati Banda Dua sapaan akrab Tgk Usman Ibni Abdillah adalah orang yang musafir tentu membawa bekal dan bekalnya harus aman, tepatnya Abu Krueng Kale saat itu bersikap untuk mengamanahkan atau menyimpan Tarbiyah Islamiyah kepada yang amanah dan sedang berkuasa.
Pimpinan daerah hadir pada peringatan haul wafatnya Imam Syaf’i

“Beginilah Abu Krueng Kale menyimpan Tarbiyah Islamiyah ini kepada Pemerintah Republik Indonesia kala itu Presiden Soekarno,”jelas Pimpinan Tarbiyah Aceh. (Red)

Komentar