Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad. Foto : Yeuk

Aceh Sumatra (LHOKSEUMAWE) – Pemerintah Kota Lhokseumawe dan PT. Pertamina melakukan pertemuan membahas realisasi program Corporate Sosial Responsibility (CSR) di opprom lt 3, Sekdako Lhokseumawe, Senin (16/4/2018).

Program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau CSR PT. Pertamina diarahkan ke sektor pengembangan pariwisata tepi laut.

Ditemui seusai pertemuan, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad menuturkan pertemuan itu bentuk pemaparan konsep atau perencanaan program pengembangan pariwisata dari berbagai sektor bersama stake holder.

Selain dihadiri perwakilan PT. Pertamina Regional Lhokseumawe, akademisi dan beberapa Keuchik dalam Kecamatan Banda Sakti. Pertemuan ini mengulas potensi dan program yang akan dijalankan.

“Pertemuan dengan pihak Pertamina tentang pengembangan sektor pariwisata dan usaha produktif. Ada lima gampong yang menerima manfaat yaitu Gampong Ujong Blang, Ule Jalan, Hagu Barat Laut, Hagu Selatan dan Hagu Teungoh. Ini karena desa tersebut berada di ring 1 atau di lokasi perusahaan beroperasi” tutur Yusuf Muhammad.

Pengembangan sektor pariwisata mencakup sektor produksi usaha kreatif, kuliner dan jasa lingkungan. Beberapa program ditawarkan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara tersebut. Pemko Lhokseumawe, kata Yusuf hanya memfasilitasi dan memberi informasi untuk pengembangan usaha dimaksud.

“Mereka sudah lakukan mapping (memetakan-red) potensi wilayah. Dalam menyusun perencanaan juga dibantu akademisi dari Unimal dan kita libatkan juga dinas teknis” lanjut Wakil Suaidi Yahya ini.

Ketika disinggung besaran dana yang akan dikucurkan oleh perusahaan plat merah tersebut, Wakil Wali Kota menyatakan program ini akan di eksekusi langsung oleh perusahaan dimaksud.

Dengan direalisasikan Peraturan Pemerintah nomor 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas ini, Pemko Lhokseumawe berharap kemanfaatan program dapat dirasakan masyarakat, utamanya di lokasi perusahaan beroperasi.

“Kita sudah bangun komunikasi dengan beberapa perusahaan di Kota Lhokseumawe untuk menyalurkan program tanggung jawab sosialnya. Hal ini juga diatur dalam UU Pemerintahan Aceh tahun 2006 selain PP tersebut. Semoga bermanfaat bagi masyarakat” demikian kader Partai Aceh ini berharap. (yeuk)

Komentar