Pengajian Ibu-ibu Majelis Ta'lim Al Mukhlisin, Kampung Godang, Kecamatan Bukit, Bener Meriah. Jumat (20/4).

Aceh Sumatra (REDELONG) – Mahasiswa KPM STAIN Gajah Putih Takengon kelompok 30 “Serinen Sara Rasa”, bekerjasama dengan majelis Ta’lim Al-Mukhlisin Kampung Godang Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah mengadakan halaqah ba’da Jum’at (20/4). Halaqah dihadiri Ustadz Shalehuddin dari Pondok Pesantren Bustanul Arifin.

Program pengajian ini sebelumnya rutin dilakukan di kampung tersebut. Namun belakangan tidak lagi rutin terlaksana karena karena pembimbing tidak lagi rutin menghadiri pengajian.

“Kegiatan ini diinisiasi kembali oleh mahasiswa KPM Kelompok 30 sejak tanggal 9 April 2018. Kegiatan ini kembali terlaksana berdasarkan wawancara dengan Ibu Samsiar yang saat ini aktif di pengajian Ibu-ibu sekaligus mengajar di TPA Al-Mukhlisin Kampung Godang” kata Ahmad Yuliandi dan Ade Fitmawati kepada acehsumatra.co.id, Sabtu (21/4).

Menurut Ibu Samsiar, kata Ahmad Yuliandi, dahulunya pengajian ibu-ibu ini ramai, karena biasanya ustadz atau uztadzah selalu mengisi pada hari Jum’at. “Namun karena ustadz-ustadzahnya tidak rutin lagi mengisi bahkan sudah tidak pernah lagi sampai sekarang, maka pengajian ba’da Jum’at semakin sepi” ujar mahasiswa tersebut menirukan ucapan Ibu Samsiar.

Mengakomodir keseriusan dan keinginan ibu-ibu, mahasiswa KPM STAIN Gajah Putih kelompok 30 “Serinen Sara Rasa” selanjutnya mengunjungi Pondok Pesantren Bustanul Arifin yang berlokasi di Kampung Waq, Pondok Sayur. Kedatangan mahasiswa ini bertujuan meminta pihak pondok Pesantren Busthanul Arifin untuk mengirimkan ustadz atau ustadzah untuk mengisi pengajian dimaksud.

Gayung bersambut, keinginan ibu-ibu yang difasilitasi mahasiswa KPM mendapat respon posistif dari ustadz Shalehuddin. Beliau bahkan mengapresiasi keinginan itu dan upaya gigih mahasiswa KPM.

“Seharusnya kita bersyukur ada warga yang masih mau mengaji, karena saat ini banyak orang tua yang ingin mengaji, namun kebanyakan warga enggan atau malu untuk bertanya. Alhamdulillah dengan adanya perantara mahasiswa dapat menyampaikan keluh kesah warganya yang ingin mengaji dan memang menjadi kewajiban bagi tengku-tengku untuk menyampaikan ilmunya” ucap Ustadz Shalehuddin mengapresiasi.

Pada hari ini, pengajian perdana yang dihadiri oleh Ustadz Shalehuddin dari Pondok Pesantren Busthanul Arifin mendapat sambutan antusias dari ibu-ibu Majelis Ta’lim Al-Mukhlisin.

Pada saat pengajian itu, ustadz Shalehuddin memberikan saran agar ke depan, pengajian ini menjadi agenda rutin daerah.

“Jika Pengajian Majelis Ta’lim Al-Mukhlisin ini aktif, maka bisa diusulkan kepada Tgk. H. Syarkawi (Bapak Wakil Bupati Bener Meriah) untuk mengikuti pengajian rutin setiap hari Jum’at mulai dari jam 09.00-16.00 WIB yang dihadiri per majelis Ta’lim dari setiap kampung yang majelis Ta’limnya sudah resmi aktif” harap ustadz.

Ibu-ibu pengajian berharap, agar pengajian ini dapat terlaksana rutin pada pekan berikutnya.

“Kami berharap selalu ada ustadz yang mengisi acara ini agar rutin terlaksana” ujar Ibu Samsiar kepada mahasiswa. (rilis)

Komentar