Ketua DPRK Aceh Utara, H. Ismail A Jalil (kiri) saat mengambil sumpah jabatan PAW Zubir HT di Gedung DPRK setempat, Senin (21/4). Foto : Humas DPRK Aceh Utara

Aceh Sumatra (LHOKSEUMAWE) – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Utara menggelar rapat paripurna istimewa ke-2, masa persidangan I tahun sidang 2018, dengan agenda pengambilan sumpah jabatan Penggantian Antar Waktu anggota DPRK setempat, Senin (23/4) di ruang sidang utama Gedung DPRK di Lhokseumawe.

Pergantian Antar Waktu (PAW) dilakukan terhadap kader partai Nasdem yakni dari H. Saifuddin SH kepada Zubir HT. Penggantian ini dikarenakan H Saifuddin telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Rapat paripurna istimewa dipimpin oleh Ketua DPRK, H. Ismail A Jalil didampingi dua wakil ketua, Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, anggota DPRK setempat serta sejumlah kepala SKPK serta perwakilan organisasi masyarakat.

Ismail A Jalil menyebutkan, penetapan rapat paripurna pengambilan sumpah jabatan hari ini berdasarkan hasil rapat panitia musyawarah DPRK Aceh Utara pada 17 April 2018. Pelaksanaan PAW itu sendiri berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh nomor : 171.2/189/2018 tanggal 4 April 2018.

Seusai memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatan, Ketua DPRK Aceh Utara menyampaikan sejumlah harapan dan apresiasi.

“Kepada H. Saifuddin yang telah mengakhiri masa tugasnya sebagai anggota DPRK Aceh Utara karena telah meninggal dunia, kami menyampaikan terima kasih atas segala pengabdian” kata Ismail A Jalil atau yang sering disapa Ayahwa.

Dibagian lain, Ayahwa berharap kepada pengganti yakni Zubir HT agar senantiasa menjunjung peraturan tata tertib dan kode etik DPRK dalam melaksanakan tugas.

“Kami pimpinan dan seluruh anggota DPRK Aceh Utara mengucapkan selamat bekerja dan mari sama-sama memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara utamanya bagi masyarakat Aceh Utara yang kita cintai” tutur Ayahwa.

Ucapan selamat menjalankan tugas juga disampaikan Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib melalui wakil bupati. Meskipun masa tugas DPRK periode 2014-2019 hanya menyisakan satu tahun lagi, Bupati mengharapkan kontribusi Zubir HT mengingat tugas legislasi, pengawasan dan penganggaran masih banyak.

“Dalam tahun 2018 ini, masih terdapat beberapa qanun prioritas dan terasa mendesak untuk dibahas, agar bisa dapat diwujudkan dan ditetapkan menjadi qanun daerah” harap Bupati Aceh Utara.

Komentar