Salah satu korban terbakarnya sumur tua di Rantou Peureulak, Aceh Timur
Aceh Sumatra (IDI) – 22 orang korban ledakan sumur minyak tua di Gampong Rantou, Perlak tadi malam yang terdata di rawat di RSUD dr Zubir Mahmud, Aceh Timur dalam kondisi luka bakar serius, Rabu (25/4).
Rata-rata kondisi korban mengalami kulit mengelepuh hampir mencapai enam puluh persen.
Sebagian korban luka bakar di atas enam puluh persen dan mengalami gangguan pernafasan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh dan RSU Cut Meutia Lhokseumawe.
Data sementara yang dihimpun dari Humas RSUDZM, dua orang meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit, atas nama Dedi Saputra (22) warga Rantou Pereulak dan Sudaryono (34) warga setempat. Sementara hingga saat ini korban yang sudah dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh 5 korban yakni Efendi Hamid (50),Adnan Saputra (30), Ishak (48), Alhusari (21) dan Rifki Mauliansyah (21), Satu korban lagi atas nama Irnawan dilarikan ke RSU Cut Meutia Lhokseumawe.
Selebihnya korban ledakan sumur minyak tua masih dirawat di RSUD dr Zubir Mahmud, Aceh Timur sebagai berikut : Agus Salim (26), Burhanuddin (38), Suheri (31), Supriadi (25), Haikal Fikri (15), Jumadi Amin (40), Saudah (50) Halimah (70), Murniati (37), Fatahilah (12), Aiyub (29)  semuanya warga Rantou, Peureulak
Sementara dua korban lagi yakni Junaidi (31) Afriadi (29) warga Peureulak Barat
(red)
Komentar