Sabaruddin (tengah) usai menerima bantuan modal usaha dari Lazismu Lhokseumawe yang diserahkan oleh Farhan Zuhri S.Hum (kanan), Rabu (25/4) Foto : Lazismu Kota Lhokseumawe

Aceh Sumatra (LHOKSEUMAWE) – Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Lhokseumawe menyalurkan bantuan dalam bentuk zakat/infaq kepada Sabaruddin, pedagang kios yang menjajakan dagangannya di depan Kampus Al Muslim, Cunda, Kota Lhokseumawe.

Bantuan berupa uang untuk modal usaha sejumlah Rp1,5 juta, berasal dari zakat dan infaq para dermawan yang dikelola oleh badan resmi berskala nasional milik Muhammadiyah.

Ketua Lazismu Lhokseumawe Farhan Zuhri, S.Hum kepada acehsumatra.co.id mengatakan, bantuan tersebut diserahkan pada Rabu (25/4). Menurut dia ada beberapa kriteria dari lembaga yang ia pimpin dalam menetapkan calon penerima bantuan modal usaha.

Diketahui, Lazismu merupakan lembaga penyalur bantuan modal usaha bagi masyarakat kecil yang uangnya dikumpulkan dari para dermawan yang menyisihkan sedikit hartanya.

“Pak Sabaruddin ini sempat berhenti berdagang selama kurang lebih satu tahun. Hal ini dikarenakan pak Sabar divonis menderita penyakit pembengkakan jantung,” kata Zuhri, Kamis (26/4).

Akibat penyakit yang diderita bapak satu anak ini, ujar Zuhri, selama setahun terakhir pak Sabar terpaksa berhenti berjualan. Ia memilih banyak beristirahat agar fokus mengobati penyakit yang ia idap sejak setahun belakangan.

“Modal usaha beliau banyak terkuras untuk biaya pengobatan penyakitnya. Alhamdulillah, kini pak Sabar kembali tersenyum setelah Allah beri kesembuhan atas penyakitnya dan Allah melalui Lazismu Lhokseumawe menyampaikan sedikit modal usaha untuk kembali memberikan harapan demi kemaslahatan keluarganya” lanjut Zuhri.

Setelah menerima bantuan, sebut Zuhri, pak Sabar langsung menggunakan uang itu untuk membeli sejumlah barang kebutuhan di kios mini miliknya.

Lazismu berharap bantuan tersebut dapat memberi manfaat langsung bagi pak Sabar dan keluarganya.

“Semoga dengan bantuan ini, pak Sabar dapat sedikit menambah barang kebutuhan di kios miliknya. Sehingga usaha beliau cepat berkembang dan dapat dengan tenang dalam menjalankan ibadah” demikian Farhan Zuhri.

Komentar