Aceh Sumatra (LHOKSEUMAWE) – Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe mengungkap jaringan sindikat pencurian sepeda motor dan penadah di wilayah hukum setempat. Dua tersangka diringkus bersama 3 unit barang bukti sepeda motor. Keseluruhan, Polres telah mengamankan sebanyak 23 sepmor.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan kedua pelaku ditangkap di Gampong Teupin Punti Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara pada hari Kamis 26 April 2018 pukul 12.00 Wib.

Kedua tersangka yakni DI (34 tahun, pelaku)  warga Gampong Hagu Selatan Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe dan YUS alias MA (47, penadah) warga Ds. Keude Geudong Kec. Samudera Kab. Aceh Utara.

“DI merupakan residivis kasus narkoba dengan vonis 2 tahun penjara dan YUS merupakan residivis kasus penadah yang dilakukan secara berulang sebanyak 3 kali dengan vonis terakhir 8 bulan penjara” terang AKP Budi Nasuha pada awak media, Minggu (29/4).

Para tersangka ditangkap untuk menindak lanjuti laporan masyarakat terkait kasus curanmor.

“Sebelumnya kami menerima laporan dari korban ada sebanyak 7 kasus dari TKP yang berbeda. Salah satu korban adalah Tgk Imum Kampung Jawa Marzuki (48) warga Jl. Iskandar Muda No. 5, Kec. Banda Sakti kota Lhokseumawe” sebut Budi.

Dikisahkan, pada Selasa 06 Maret 2018 pukul 19.30 Wib korban an Marzuki baru pulang dari mesjid dan memarkirkan sepmor di depan rumahnya dengan kondisi sepmor stang terkunci.

Keesokan hari, sekitar pukul 4 subuh, korban terbangun dan melihat sepmor miliknya masih ada terparkir dihalaman rumah depan. Sekitar pukul 05.30 WIB korban hendak pergi ke mesjid dan melihat sepmor miliknya sudah tidak ada lagi.

“Korban melaporkan kehilangan itu ke pihak kepolosian” tutur Budi.

Budi Nasuha juga menerangkan peran masing-masing pelaku. DI bersama dengan AB (DPO) turut serta membantu tersangka UC melakukan pencurian sepeda motor untuk selanjutnya dijual kepada tersangka YUS dan IB yang saat ini DPO.

Dari kedua tersangka berhasil diamankan barang bukti 1 unit sepmor Honda Vario warna hitam, 1 unit sepmor Honda Supra X 125 warna putih merah dan 1 unit sepmor Honda Supra X 125 warna abu-abu merah.

Kedua pelaku diancam Pasal 363 Jo Pasal 480 Jo Pasal 55, 56 KUHP karna diduga melakukan curanmor dan/atau pertolongan jahat (tadah) dan/atau turut serta melakukan tindak pidana.

“Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.” pungkas AKP Budi Nasuha.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu bersama pelaku Curanmor dan 23 sepmor di Mapolres setempat

Setidaknya, hingga kini sudah 23 jenis kenderaan barang bukti curanmor yang berhasil diamankan oleh Polres Lhokseumawe. Berikut rinciannya ;

1 unit Yamah jupiter mx
1 unit yamah vixion
2 unit honda revo
1 unti becak honda revo
2 unit honda beat
1 unit suzuki satria f
1 unit suzuki satria waled
3 unit yamaha mio
4 unit honda supra x 125
2 unit honda supra x lama
1 unit honda vario
1 unit suzuki lama
3 unit sepeda motor tanpa body

Komentar