Ilustrasi

Aceh Sumatra (MEULABOH) – Polres Aceh Barat meringkus seorang pria berinisial ZA (38), warga salah satu gampong di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. ZA diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya sendiri dan dua anak lainnya yang

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa melalui Wakapolres Komisaris Polisi Edi Bagus S mengatakan, pelaku telah kini diamankan di Mapolres sejak 28 April 2018.

Selain anak kandungnya, pelaku juga diduga telah memperkosa dua orang anak tetangganya yang masih berusia di bawah umur.

“Telah terjadi tindak pidana pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap tiga orang anak dibawah umur. Salah satunya adalah anak kandung pelaku yang masih berumur 10 tahun. Sedangkan dua korban lagi anak tetangganya masih berusia 5 dan 9 tahun” jelas Edi Bagus S kepada wartawan Kamis (3/5/2018) di Meulaboh.

Menurut keterangan Edi Bagus S, pelaku melancarkan aksinya itu sudah berulang kali dengan cara membujuk korban untuk masuk ke dalam kamar rumahnya.

Aksi bejat tersebut saat korban mulai mengeluh kesakitan ketika ingin buang air kecil.

“Sedangkan anak tetangga yang menjadi korban, selama ini memang dititip kepada pelaku saat orang tua korban bepergian. Dan saat istrinya tidak berada di rumah, disitulah pelaku melampiaskan nafsunya,” kata Edi Bagus.

Polisi kini sedang melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. “Sementara masih tiga orang anak yang jadi korban. Kita masih seledikit lebih lanjut” katanya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 47 dan Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Pasal 47 disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan jarimah pelecehan seksual terhadap anak diancam dengan hukuman takzir cambuk paling banyak 90 kali dan/atau denda paling banyak 900 gram emas murni dan/atau penjara paling lama 90 bulan atau 7 tahun 5 bulan.

“Sedangkan Pasal 50 menjelaskan, setiap orang yang dengan sengaja melakukan jarimah pemerkosaan terhadap anak diancam dengan uqubat takzir cambuk paling banyak 150 kali dan/atau denda paling banyak 1.500 gram emas murni dan/atau penjara paling singkat 12 tahun 5 bulan, paling lama 16 tahun,” katanya.

Komentar