Pimpinan Tarbiyah Islamiyah Mazhab Imam Syaf'i, Abati Usman Banda Dua, memberi tausiah singkat pada peringatan Haul wafatnya Imam Syaf'i
Aceh Sumatra (Lhokseumawe) Abati Banda Dua, Tgk Usman Abdullah mengingatkan bahwa dalam sila pertama dan kedua Pancasila mengandung tauhid Islam, syariat dan adab.Sebab itu, dasar negara Pancasila tidak bertentangan dengan prinsip dasar Tarbiyah Islamiyah Mazhab Safi’i.
“Tiga sila lainnya dari Pancasila sudah pasti sesuai karena sila pertama dan kedua Pancasila merupakan pokok dari Pancasila itu,”sebut Abati pimpinan Pasantren Darul Mukminin Nusantara Banda Dua, Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Sabtu (7/5) kemarin.Abati menyebutkan hal itu usai meresmikan Ikatan Wanita Muslimah Assyafi’yah Aceh-Nusantara di pasantren setempat.
Menurut Abati Banda Dua, Ulama besar Aceh, Abu Hasan Krueng Kalle merestui Presiden pertama RI, Ir Soekarno untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.Abu Hasan Krueng Kalle waktu itu juga mengamanahkan Tarbiyah Islamiyah ke tangan Bung Karno.Maka, Jamaah Tarbiyah mengharap pemerintah harus mendukung sepenuhnya Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i ini.
Sambung Abati, persoalannya kenapa umat Islam kemudian kacau-balau dan salah sangka sehingga ada orang Islam yang menentang Pancasila, karena pemerintah sejak 70 tahun merdeka tidak pernah mengurai Pancasila.Untuk itu Jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i akan tampil mengurai dan memberi pemahaman Pancasila kepada rakyat.
“sekarang ini pemerintah harus benar-benar mendukung Tarbiyah Islamiyah,”tegas Abati sekali lagi.(red)
Komentar