ACEH SUMATRA, Lhokseumawe – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN membangun Perusahaan Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sumbagut-2 Peaker 250 megawatt (MW). Pembangunan PLTMG yang berlokasi di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Irwandi, Jumat (11/5).

Irwandi Yusuf dalam sambutannya mengatakan pembangunan PLTMG Sumbagut 2 merupakan langkah yang sangat positif untuk daerah Aceh, oleh karena itu masyarakat Aceh harus mendukung sepenuhnya pembangunan PLTMG Sumbagut 2 ini.

Selain itu Irwandi berharap pasokan listrik selama bulan puasa nanti agar tidak mati.Gubernur juga meminta kepada PLN untuk memperbaiki jaringan listrik yang rusak selagi masih ada waktu sebelum bulan puasa datang.”Saya berharap pasokan listrik agar stabil dan handal,”ujar Irwandi.

Menurut gubernur masyarakat selama ini menduga listrik adalah milik masyarakat Aceh, namun selaku kepala daerah saya sudah menyampaikan bahwa PLN ini milik negara.”Apabila listrik mati tolong jangan dihujat siapa-siapa,”kata Irwandi.

Waluyo Kusdwiharto Dirut PT PLN Regional Sumatra (Diregsum) dalam amanatnya yang dibacakan GM PT PLN Aceh Jefri Rosiadi mengatakan dengan dibangunnya pembangkit PLTMG Sumbagut-2 ini diharapkan pembangkit tersebut dapat membantu menopang kebutuhan listrik di wilayah Sumatra Utara dan Aceh.

Menurut Waluyo dengan beroperasinya pembangkit ini, nantinya daya sistem kelistrikan Sumatra bagian Utara (Sumbagut), Aceh saat ini 450 MW, dengan beban puncak Aceh sebesar 540 MW walaupun lebih tinggi bebannya, defisit listrik Aceh selama ini dipasok dari tempat yang lain,”di Kota Lhokseumawe beban puncak cukup aman dikarenakan ada bantuan dari PLTMG Arun,” jelas Waluyo.

Pembangkit Listrik Peaker Sumbagut 2 yang berlokasi di area PT Perta Arun Gas, Lhoksumawe, dibangun untuk mengakomodasi meningkatnya kebutuhan listrik rumah tangga dan industri di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumatera Utara dan Aceh).langkah ini sebagai salah satu upaya Perseroan mendukung program 35.000 megawatt yang dicanangkan pemerintah .(red)

Komentar