Fahrurrazi Kibo

ACEH SUMATRA, Lhokseumawe – Aktivis pemuda mahasiswa wilayah Pase, Fahrurrazi atau yang kerab dipanggil ‘kibo’ menyatakan diri terjun ke dunia politik elektoral dengan bergabung bersama Partai Amanat Nasional. Aktivis yang sering membentuk parlemen jalanan ini menyatakan kesiapan meraih kursi parlemen di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Utara melalui Pemilu legislatif tahun depan.

Langkah ini ia sebut juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Perjuangan akan tetap terus saya lakukan, apakah itu sebagai parlemen jalanan atau secara elektoral saya tidak peduli. Bagi saya, untuk berhenti mengabdi kepada masyarakat itu seperti sulit rasanya,” ungkap Kibo kepada acehsumatra.co.id melalui siaran pers, Sabtu (19/5).

Fakhrurrazi, pria kelahiran Syamtalira Bayu, Aceh Utara, 26 tahun silam itu dikenal luas dikalangan pemuda dan mahasiswa se-wilayah pase. Sikap kritisnya terhadap kebijakan pemerintah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang tidak pro rakyat sering disuarakan dengan aksi turun ke jalan.

Kibo dan kawan-kawan acap terlihat menggerakkan massa dan menggelar aksi serta membentuk parlemen jalanan demi menyuarakan isu ketimpangan sosial dan kepentingan publik. Peran ini dia sebut sebagai tanggung jawab mahasiswa sebagai pemuda harapan bangsa.

Ia menilai keinginan maju sebagai caleg DPRK Aceh Utara merupakan tanggung jawab dan perannya sebagai pemuda. Kehadiran dan keterwakilan unsur pemuda dalam parlemen ia yakini dapat meningkatkan produktifitas kinerja parlemen.

Melakoni peran baru nantinya jika terilih, menurut Fahrurrazi akan memudahkan cita-cita dan perjuangan bersama mudah diwujudkan.

“Saya besar di jalanan, berjuang bersama kawan-kawan mahasiswa lainnya itu bukan hanya kemarin, esok, lusa dan seterusnya, sampai detik ini pun saya akan tetap disini sampai cita-cita bersama itu kita rebut” ungkap Kibo.

“Kalau kita menyalurkan sendiri bukan tidak bisa, bisa saja. Tapi tidak tersalurkan jika tidak mengikuti partai politik. Partai politik memang jalannya menuju kekuasaan. Melalui partai politiklah kita rebut cita-cita bersama. Meraih kursi parlemen, lalu kemudian berkontribusi kepada masyarakat” ungkap aktivis yang saat ini tidak lagi tampil dengan rambut khas keribo itu.

Fahrurrazi menyatakan istiqamah menjadi kader PAN Kabupaten Aceh Utara. Ia mengklaim PAN sebagai komunitasnya berpikir untuk bangsa ini. “Saya lihat sejalan, bukan saya tidak ada yang ngajak, ada yang ngajak dari beberapa partai tapi ini pilihan saya. Saya sudah resmi bersama PAN” katanya.

Sementara Ketua DPD PAN Aceh Utara, Hasanusi membenarkan bahwa Fakhrurrazi sudah menjadi kader partai berlambang Matahari itu.

“Benar bahwa Fakhrurrazi sudah menjadi kader partai kami, kami sangat terbuka dengan siapa pun yang ingin menjadi kader apa lagi pemuda sebagai generasi ke depan” kata anggota DPRK Aceh Utara ini melalui pesan singkat.

Komentar