Ketua KIP Aceh Utara Jufri Sulaiman memimpin prosesi pengambilan sumpah Pergantian Antar Waktu anggota PPK dan PPS di Lhokseumawe, Jumat (25/5) Foto : Ist

ACEH SUMATRA, Lhoksukon – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Utara melakukan pergantian antar waktu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). PAW dilakukan atas berbagai alasan, diantaranya karena pengunduran diri, meninggal dunia hingga terkait penyalahgunaan narkoba.

Prosesi pengambilan sumpah penyelanggara Pemilu tingkat kecamatan dan gampong itu dipimpin oleh Ketua KIP Aceh Utara, Jufri Sulaiman di sekretariat KIP, jalan Nyak Adam Kamil, Kota Lhokseumawe, Jumat, pekan lalu.

Sekretaris KIP Aceh Utara, Hamdani kepada wartawan, Jumat (1/6) mengatakan. PAW dilakukan kepada 1 anggota PPK dan 4 anggota PPS. Pengambilan sumpah itu sendiri dilakukan pada Jumat, 25 Mei 2018.

“PPK yang diganti yaitu dari Kecamatan Cot Girek atas nama Chairul Sya’ban karena mengundurkan diri. Sesuai mekanisme, pengganti diambil dari peserta yang lulus cadangan atau nomor 4 yaitu Muslem R” kata Hamdani.

Selanjutnya, KIP mengambil sumpah jabatan untuk pengganti anggota PPS di kecamatan Syamtalira Bayu.

“Mengganti Sdr Mahyar, angota PPS Gampong Siren Tujoh, yang telah meninggal dunia. Penggantinya juga dari cadangan atas nama Sdri Khirun Nisa” lanjutnya.

Selanjutnya dilakukan PAW PPS Gampong Lancok, juga dari Kecamatan Syamtalira Bayu yakni dari Sdr Azuani kepada Sdr Arif Munandar.

Kemudian, PAW juga dilakukan kepada PPS Gampong Keude Aron, Kecamatan Syamtalira Aron terhadap Suryanis yang telah mengundurkan diri. Sebagai pengganti, KIP menetapkan Meutya Ulfa.

Nama terakhir yang di PAW KIP Aceh Utara karena tersangkut kasus penyalahgunaan Narkoba berasal dari PPS Gampong Keude Nibong Kecamatan Nibong.

“Menindaklanjuti surat dari PPK Nibong dengan nomor : 006/PPK-NB/V/2018, perihal pemberitahun yang menjelaskan bahwa PPS Gampong Keude Nibong atas nama Amrizal sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak Kepolisian Sektor Nibong atas tindak pidana penggunaan Narkotika jenis sabu dan ganja” kata Hamdani membacakan dasar pemberhentian tidak hormat yang bersangkutan.

“Sebagai pengganti, KIP Aceh Utara menetapkan peserta yang lulus cadangan yakni Riza Meutia” pungkasnya.

Komentar