ACEH SUMATRA, Lhokseumawe – Dua pemuda biadab, Ed (28) dan HG (25), pelaku penyekapan dan pencabulan terhadap sepasang kekasih, ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe Senin kemarin di Gampong Baroh Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara sekitar pukul 14.30 WIB. Keduanya kini ditahan di Mapolres setempat guna penyelidikan lebih lanjut.

Korban Bunga (samaran), bersama A,  pada 1 Juli dini hari lalu sedang berboncengan mengunakan sepeda motor melintasi Gampong Baroh Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, dicegat oleh ED dengan modus menuduh korban telah melakukan mesum.

Kemudian ED dibantu HG membawa kedua korban ke rumah ED.Dalam penyekapan itu ED merampas Handphond, sepeda motor, serta memaksa korban A untuk mengambil BPKP sebagai tebusan melepas Bunga.

Saat korban A pulang untuk mengambil BPKP, kesempatan itu dimanfaatkan pelaku ED melakukan pelecehan sexsual dengan memaksa korban Bunga melakukan oral sex.

Sekembalinya korban untuk menyerahkan BPKP, pelaku ingkar janji tidak melepas Bunga malah kedua korban dikurung dan  dikunci dari luar.Setelah mendobrak pintu kedua korban kabur dan melaporkan kasus ini ke Polisi.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha WWaruwu saat memberikan keterangan pers di Mapolres setempat, Selasa (3/7) mengatakan setelah mendapat laporan sehari setelah kejadian berhasil membekuk kedua pelaku di tempat terpisah di kecamatan yang sama sekitar pukul 14.30 WIB.

“Kedua pelaku mengaku sudah menjual sepeda motor milik korban Rp 8 juta, dan saat melakukan penyekapan telah memaksa Bunga melakukan oral sex,”jelas Budi Nasuha di dampingi Kabag Ops.

Sambungnya, pelaku ED merupakan resedivis kasus pencurian sepeda motor dan pernah ditahan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Lhokseumawe selama 1.8 bulan.”Kedua pelaku dijerat dengan pasal berlapis,”pungkas Kasat(red)

Komentar