Pembangunan jembatan Buket Jengkol, Kabupaten Aceh Utara. Dok : Ist

ACEHSUMATRA.CO.ID, Lhoksukon — Jembatan Buket Jengkol yang berlokasi di pedalaman Kabupaten Aceh Utara Kecamatan Payabakong yang menghubungkan 4 Gampong (desa), yakni Gampong Pucok Alue, Cot Tufah, Hasan Seleumak (Alue Bay) dan Peurupok sudah mulai dibangun.

Jembatan ini sempat viral dibeberapa media lokal maupun nasional setahun yang lalu, namun berkat perjuangan Samsulni (31) ketua pemuda asal Desa Peurupok yang didapuk menjadi Ketua Pemuda Penggerak Renovasi jembatan Buket Jengkol Aceh Utara bersama Muhammad Hasan atau yang di kenal Rembo, dengan melakukan berbagai upaya untuk berusaha membangun jembatan yang sangat penting untuk masyarakat daerahnya Paya Bakong.

Samsulni (31). Dok ; Ist

Jembatan ini adalah satu – satunya sarana penghubung primer bagi masyarakat ke empat gampong tersebut. Jembatan penghubung itu sangat dibutuhkan masyarakat untukumengangkut hasil perkebunan, seperti komoditas Kakao, Pinang, Pisang, Rambutan, Sawit, serta hasilh pertanian berupa Cabai, Jagung, Kedele, Kacang Tanah, Kunyit, dan Jahe.

“Dengan dibangunnya jembatan itu sangat bahagia bagi masyarakat setempat, khusunya para petani dan yang berkebun sudah mudah untuk akses mereka yang membawa hasil bumi ke kota dan penghubung antar desa” ujarnya.

Jembatan Buket Jengkol ini dibangun dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat. Biayanya senilai Rp. 4.680.800.000,- yang dikerjakan selama 168 hari oleh PT Trio Puspa Perkasa (TPP).

Pantauan Media pada Senin (9/7) di lokasi Tampak terlihat alat berat telah mulai berdatangan serta sedang mengerjakan pengerukan jalan sebagai akses menuju jembatan. (Rilis)

Komentar