IL, (pakai sebo) pelaku pembunuhan Rusli Aji yang juga Geuchik Matang Ceubrek, Baktiya Barat, Aceh Utara saat gelar rekonstruksi pembunuhan di TKP, Senin (16/7). Dok : Humas Res Acut

ACEHSUMATRA.CO.ID, Lhoksukon — Penyidik Polres Aceh Utara menggelar rekonstruksi ulang kasus penganiayaan yang berujung tewasnya Rusli Aji (50 tahun) Geuchik (Kepala Desa) Gampong Matang Ceubrek, Kecamatan Baktiya Barat. Dalam rekonstruksi ulang tersebut tersangka memperagakan 21 adegan.

Dalam reka ulang yang digelar di TKP areal persawahan Gampong Lang Nibong, kecamatan yang sama pada Senin(16/7) sekira pukul 14:45 WIB dihadiri langsung Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin. Ikut serta Kabag Ops AKP Iswahyudi, Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, Kasat Lantas Iptu Sandy Titah Nugraha, KBO Intelkam Ipda Karianto Pangaribuan, Ajun Jaksa Wisnu Sanjaya S.H dan Penasehat Hukum/Pengacara Asnawi S.H serta personil Polres Aceh Utara.

Sebelumnya, heboh diberitakan kasus perkelahian yang berakhir dengan pembacokan oleh pelaku IL (38) terhadap Rusli Aji pada hari ke lima lebaran idul Fitri 1439 H, atau pada Rabu (20/6). Korban yang mendapat luka bacok akhirnya menghembuskan nafas terakhir akibat pendarahan di RS Cut Meutia, Buket Rata, Kota Lhokaeumawe.

Kasus pembunuhan ini diduga cek-cok terkait permasalahan padi di sawah.

Baca Juga : Seorang Keuchik di Aceh Utara Tewas Ditebas Celurit

Ada 3 pemeran utama yang terlibat dalam reka ulang tersebut. Pertama, IL, sebagai tersangka diperankan sendiri, korban Rusli Aji yang diperankan personil kepolisian dan Cut Ali sebagai saksi.

Berikut 21 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut ;

1. Tersangka pergi ke rumah saksi Cut Ali dengan mengendarai sepeda motor jenis Gl Pro sendiri dengan membawa 1 (satu) buah arit diletakan di atas tangki sepeda motor setelah dibalut dengan handuk kecil dan 1 (satu) buah parang diikat di belakang sepeda motor dibalut dengan kertas koran.

2. Tsk bersama Cut ali melihat tanah yang mau disewakan kepadanya masing masing menggunakan sepeda motor sendiri.

3. Tsk dan saksi Cut ali berhenti di lokasi tanah yang mau disewakan namun mereka tidak turun dari atas sepeda motor, sepeda motor Cut ali dalam keadaan hidup sedangkan sepeda motor Tsk dimatikan.

4. Setelah melihat tanah kemudian saksi Cut ali jalan terus ke depan dengan sepeda motornya sedangkan tersangka masih menghidupkan sepeda motornya.

5. Tsk jalan pelan pelan dengan sepeda motornya, sedangkan Sdr Cut ali sudah berada di depan dengan jarak antar 75 meter dengan Tsk.

6. Begitu Tsk berjalan sktar 15 meter Tsk melihat sepeda motor korban dan ianya menghadang korban dengan sepeda motor Tsk.

7. Tsk dan Korban terlibat percekcokan masalah tanaman padi.

8. Korban tidak mau membayar tanaman padi kepada Tsk lalu Tsk mencakar muka korban dan Korban memegang baju Tsk dan Tsk meronta sehingga bajunya Koyak.

9. Korban mengambil batu kecil dan melempar Tsk di bagian punggung sebelah kanan.

10. Korban mengambil batu besar dan melempar Tsk lagi di bagian tulang rusuk.

11. Setelah Tsk terkena lemparan batu kemudian tersangka mengambil Arit diatas Sepmor.

12. Tsk Membacok korban ke arah kepala.

13. Korban sempat memegang tangan Tsk yang memegang Arit.

14. Tsk dan Korban saling tarik menarik

15. Tsk dan Korban terjatuh ke badan jalan posisi Tsk di bawah dan Korban di atas.

16. Begitu posisi Tsk berada di atas, Tsk Membacok kepala,Tangan dan badan korban berulang kali.

17. Saksi Rukaiyah yang sedang menarik bibit padi berteriak mita tolong karena saksi tidak berani menolong korban

18. Saksi Cut ali mendorong Tsk yang sedang membacok korban namun di sikut oleh Tsk.

19. Setelah saksi Cut ali pergi, datang saksi Sayuti namun saksi tidak berani mendekat dan ianya pergi minta pertolongan.

20. Setelah korban tidak berdaya kemudian Tsk berdiri dengan Arit di tangan nya yang sudah berlumuran darah.

21. Tsk pergi meninggalkan korban dan Tkp dan menyerahkan diri ke polres Aceh Utara.

Salah satu adegan Rekonstruksi kasus pembunuhan geuchik Rusli Aji di Aceh Utara, Senin (16/7). Dok : Humas Res Acut

Hingga saat ini, kepolisian terus merampungkan berkas perkara yang akan dilimpahkan ke kejaksaan untuk dilakukan penuntutan.

Komentar