Logo Partai Garuda. Dok : Wikipedia

ACEHSUMATRA.CO.ID, Lhokseumawe — Partai Garuda dipastikan gagal atau tidak ikut serta sebagai peserta Pemilu legislatif tahun 2019 di Kabupaten Aceh Utara. Hal ini dikarenakan, hingga batas waktu penutupan pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) atau hingga pukul 00:00 WIB, Rabu malam (17/7), partai nomor urut 6 tersebut tidak mendaftarkan diri ke penyelenggara Pemilu.

“Ya, kita tunggu hingga batas terakhir pendaftaran bacaleg, partai Garuda tidak mendaftar” kata Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar SH kepada acehsumatra.co.id disela acara tes kemampuan membaca Alquran bagi bacaleg, di Lhokseumawe, Kamis (19/7).

Pihak penyelenggara, kata Zulfikar, telah berupaya menghubungi pengurus DPC Partai Garuda Aceh Utara. Namun LO (penghubung) partai yang dihubungi berulang kali, tidak menanggapi pesan yang dikirim.

“Kita sudah hubungi LO partai Garuda, tapi tidak ada tanggapan” ujar Zulfikar.

Berdasarkan buku tamu di sekretariat KIP Aceh Utara di Jalan Nyak Adam Kamil, partai asuhan Ahmad Ridha Sabana tidak teregister sebagai tamu.

Parpol terakhir yang terakhir mendaftar ke KIP Aceh Utara tercatat sebagai Partai Berkarya. Partai asuhan Tommy Soeharto ini tiba di sekretariat penyelenggara Pemilu, hanya beberapa saat menjelang waktu pendaftaran ditutup.

Dengan ini, partai Garuda dinyatakan satu-satunya partai yang tidak berkompetisi bersama 19 partai politik lainnya di Pileg Aceh Utara.

“Tidak ada aturan yang menyatakan bisa menerima pendaftaran kembali. Partai Garuda dipastikan tidak ikut Pileg tahun depan di Aceh Utara” demikian Zulfikar.

Komentar