ACEHSUMATRA.CO.ID, Tapaktuan — Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (Hani) 2018, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Selatan, mengukuhkan 50 orang relawan anti narkoba yang berlangsung di Rumoh  Agam, Kecamatan Tapaktauan, Rabu (25/7/2018).

Ketua BNNK Aceh Selatan, Nuzulian kepada wartawan mengatakan, pengukuhan 50 relawan anti narkoba ini terdiri dari siswa, Instasi pemerintah (SKPK) dan Masyarakat Gampong.

“Sebanyak 50 orang relawan ini
sudah kita latih dan bina agar kedepan para relawan bisa mensosialisasikan efek bahaya pemakaian narkoba sehingga dapat mencegah penyalahgunaan narkoba di tingkat dunia pendidikan dan Masyarakat,” kata Nuzulian.

Pihak BNNK Aceh Selatan, sebutnya, terus bersinergi degan instasi terkait
untuk memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Apalagi, sebagaimana yang disampaikan oleh ketua BNN Provinsi ada bukti akan kita tembak mati.

“Di tahun 2018 bulan ini sudah dua Kasus Narkoba yang berhasil kita ungkap. Dengan pengukuhan relawan ini baik relawan di dunia pendidikan dan yang lain bisa melakukan pencegahan,” ujarnya.

Lajutnya, menyangkut rehabilitas dalam bulan Juli 2018 ini, BNNK Aceh Selatan sudah merawat 11 orang pengguna narkoba yang terdiri kasus Sabu, Ganja dan Gelem.

Sebab, berdasarkan informasi dari masyarakat yang diperoleh pihaknya, banyak siswa yang ngelem. Untuk itu degan adanya pengukuhan relawan anti narkoba ini dapat mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Kita juga berharap di BNNK Aceh Selatan ada kasi Pemberatansan. Sebab, BNNK kita belum ada kasi pemberantas,” pintanya.(Yus)

Komentar