Pudir III PNL Rizal Syahyadi disaksikan ketua FOPSSI Aceh Rabu Juli dan FOPSSI Lhokseumawe Bustami, melakukan tendangan pertama tanda dimulainya pra kualifikasi liga mahasiswa U-21 piala Menpora di lapangan sepakbola PNL, kawasan Buket Rata, Lhokseumawe, Kamis (8/8). Dok : AS

ACEHSUMATRA.CO.ID, Lhokseumawe — Politeknik Negeri Lhokseumawe bertindak sebagai tuan rumah gelaran turnamen pra kualifikasi liga mahasiswa U-21 memperebutkan piala Menteri Pemuda dan Olahraga. Sebanyak 5 klub ambil bagian dalam turnamen yang menganut kompetisi penuh tersebut.

Pembukaan turnamen liga mahasiswa ditandai dengan tendangan bola perdana oleh Pembantu Direktur III, Rizal Syahyadi, MEng.SC di lapangan bola Politeknik Negeri Lhokseumawe, Buket Rata, Kamis (8/8) petang.

Pudir III Rizal Syahyadi mengharapkan peserta turnamen agar menjunjung tinggi nilai sportivitas. Selain itu, ia mengajak para pemain agar memanfaatkan event ini sebagai ajang menjaga silaturahmi.

“Jaga sportivitas. Yang menang dan melaju ke babak berikutnya tentu saja mahasiswa Aceh. Untuk itu saya harap, tidak ada ribut-ribut dan perkelahian dalam ajang prakualifikasi ini” pesan Rizal dalam kata sambutannya saat membuka kegiatan.

Sementara itu penyelenggara turnamen, Forum Pembina Sekolah Sepakbola Indonesia (FOPSSI) menyebut hanya 5 klub yang berpartisipasi pada turnamen tahun ini. Ke lima klub tersebut yaitu tuan rumah Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Malikussaleh (Unimal) A dan B, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan STIKes Muhammadiyah Banda Aceh.

“Turnamen menganut sistem kompetisi penuh atau bertemu seluruh tim” kata ketua FOPSSI Aceh, Rabu Juli didampingi Ketua FOPSSI Lhokseumawe, Bustami dan Kabag Humas PNL, Muhd. Hatta.

Klub yang keluar sebagai juara nantinya, kata Rabu Juli, akan bertanding melawan klub dari Sumatera Utara. Untuk Sumut, sebutnya, telah menunggu klub dari Universitas Negeri Medan (UNIMED).

“Juara Aceh akan melawan UNIMED sebagai perwakilan Sumut. Bagi pemenang akan mewakili zona Sumbagut ke level nasional di Bandung, 14-16 September mendatang” tuturnya.

Melalui turnamen ini, Rabu Juli berharap setiap pemain dapat menunjukkan kemampuan agar terpilih mewakili daerah untuk tim nasional.

“Kegiatan ini merupakan program Kemenpora, sama seperti liga santri dan liga kelompok umur U12, U14, U16. Untuk itu tunjukkan kemampuan untuk mewakili Aceh ke level nasional” demikian Rabu Juli.

Sementara itu hasil pertandingan pertama mempertemukan tuan rumah PNL versus Unsyiah. Tuan rumah harus mengakui keunggulan tim tamu setelah takluk dengan skor tipis 0-1.

Komentar