ACEH SUMATRA, Lhokseumawe – Pemko Lhokseumawe ditenggarai tidak tepat sasaran memberikan bantuan berupa rumah kepada kaum dhuafa, buktinya masih ada kaum dhuafa yang laik menerima bantuan tapi tidak diberikan.

Padahal, wilayah Pemko Lhokseumawe hanya memiliki 4 kecamatan yang selayaknya program bantuan rumah dhuafa itu sudah selesai tertangani.”Tapi, karena bantuannya tidak tepat sasaran, sehingga ada warga yang laik tidak mendapatkan,”ungkap Mukhlis Azhar yang akrab disapa Pak Ulis, Rabu (15/8)

Contohnya, Ibu Ida, warga Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti, Pemko Lhokseumawe, masih tinggal dirumah tak laik dan tanpa listrik.Bahkan ibu ini memiliki anak yang menderita pembenggakan jantung, luput dari perhatian Pemko Lhokseumawe.”Kasus Ibu Ida ini suatu kenyataan bahwa Pemko dalam memberikan bantuan tidak tepat sasaran,”Jelas Pak Ulis, anggota DPRK Lhokseumawe ini, saat mengawasi pembangunan rumah milik Ibu Ida, dari bantuan pribadinya.

Menurut Pak Ulis, Ia bertemu Ibu Ida datang menemui saya untuk minta bantuan untuk membawa anaknya berobat rujukan ke Jakarta.Setelah saya datangi rumah mereka sangat prihatin disamping tak laik ditempati juga tidak ada listrik, mereka mengunakan lampu petroma untuk penerangan.”Saya berharap kedepan Pemko tidak asal agar yang pantas menerima harus diberikan,”ujarnya (red)

Komentar