Polisi memperlihatkan tersangka M dan lahan ganja di Kec Sawang, Aceh Utara, Kamis (13/9). Dok : Ist

ACEHSUMATRA.CO.ID, LHOKSEUMAWE — Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap jalur perdagangan narkoba di wilayah hukum setempat. Hasil operasi, polisi mengamankan 4 pelaku serta berhasil menemukan dan memusnahkan satu hektar ladang ganja di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Penemuan ladang ganja ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan personil satuan narkoba atas penggagalan transaksi ganja oleh jaringan tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Narkoba Iptu Zeska Julian Wijaya menyebutkan, sebelumnya pada Rabu (12/9) personil menangkap dua pelaku yang sedang bertransaksi narkoba.

Setelah melakukan pengintaian berdasarkan laporan masyarakat, personil yang dipimpin kasat narkoba melakukan penangkapan di Dsn Sukar Sejahtera, Gampong Bangka Jaya Kec. Dewantara, Aceh Utara, sekira pukul 20:00 WIB.

“Informasi dari masyarakat benar, kita berhasil menangkap tersangka T (32 tahun). Dari tersangka T ini disita barang bukti ganja sebanyak 12 paket besar, 16 paket sedang, 7 paket kecil yang semuanya dibungkus dengan kertas koran dan beratnya sekitar 1.600 gram atau 1,6 kilogram” kata Iptu Zeska, Jumat (14/9).

Dilanjutkan, saat bersamaan tim juga mengamankan tersangka S (49) warga Gp. Paloh Lada, Kec. Dewantara dilokasi yang sama. Setelah dilakukan penggeledahan badan ditemukan 1 paket sedang ganja dibungkus dengan koran seberat 7,19 gram yang dibeli dari tersangka T.

Kasus tersebut lalu dikembangkan. Dari pengakuan tersangka T, personil Satuan Narkoba Polres Lhokseumawe berhasil menangkap I (33) di sebuah rumah di kawasan Dsn Darussalam Gampong Blang Manyak Kec. Sawang. Setelah digeledah ditemukan 2 paket ganja besar dalam sebuah karung serta 3 ikat ganja dibelakang rumah tersangka.

“Dari tersangka I disita diduga ganja sebanyak 2 paket besar dan 3 ikat ganja dengan berat 4000 gram atau 4 kilogram” lanjutnya.

Kemudian dari pengakuan tersangka I ganja tersebut dibeli dari M (37) pemegang KTP Desa Seumirah, Kec. Nisam, Aceh Utara. Selanjutnya petugas langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap M di rumahnya di kawasan Sawang.

Setelah ditangkap, tersangka M mengaku ganja tersebut didapatkan dari ladang ganja miliknya yang ditanam di kawasan Desa Lancok Kec. Sawang, Kab. Aceh Utara.

Selanjutnya tim langsung menuju ladang ganja tersebut dan berhasil menemukan lahan ganja seluas lebih kurang 2 hektar. Selain itu juga ditemukan 5 bungkus besar ganja, 2 karung berisi ganja dengan berat 7000 gram, 1 kantong plastik berisi biji ganja serta disita 1 timbangan beserta 1 gunting dan 1 cangkul.

“Luas lahan ladang ganja ini diperkirakan 2 hektar, namun karna tanaman ganjanya terpisah-pisah diperkirakan tanaman ganjanya sekitar 1 hektar” paparnya.

Ladang ganja tersebut selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar dan hanya 10 batang yang diamankan.

“Saat ini ke empat tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Lhokseumawe guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Iptu Zeska Julian Wijaya.

Komentar