ACEHSUMATRA.CO.ID, Jakarta – Kebutuhan 800 an lebih ASN untuk Pemko Lhokseumawe sudah di ajukan oleh Pemko ke BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) di Jakarta.Saat ini sedang menunggu hasil verifikasi dari kedua lembaga negara itu.
“Alhamdulillah dalam kesempatan hari ini kita dipanggil oleh Kemenpan untuk memastikan berapa kebutuhan ASN untuk Kota Lhokseumawe, dan kita menunggu verifikasi berapa kebutuhan pasti yang kita butuhkan,”ujar Miswar Ibrahim, Plt Sekdako Lhokseumawe usai mengikuti Rakor Pengadaan dan Pengembangan ASN Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, di Jakarta, Selasa (13/8)
Menurut Miswar, pihaknya sudah mengajukan kebutuhan ASN untuk Pemko Lhokseumawe ke Kemenpan dan BKN sejak dua tahun lalu, ternyata ada syarat anjab yang diminta belum kita penuhi, setelah kita penuhi baru hari ini kita dipanggil.
Kebutuhan ASN untuk tenaga pendidik di Kota Lhokseumawe ungkap Miswar cukup mendesak karena kekurangan guru dan di bidang lainnya, akibat sepuluh tahun terakhir Pemko Lhokseumawe tidak ada jatah penambahan ASN.
Kekurangan ini, sedikit menganggu kinerja Pemerintah Lhokseumawe.Miswar berharap kekurangan ASN di Pemko Lhokseumawe bisa dipenuhi oleh Kemenpan.”Kekurangan ini sementara kita tutupi dengan tenaga honor,  kita berharap kedepan tenaga honor ditingkatkan atau diangkat menjadi ASN,”harap Miswar. (*)
Komentar