ACEHSUMATRA. CO. ID, Jakarta – Dalam Rangka ikut serta mengawal program pemerintah dibidang peningkatan SDM Indonesia maju yakni kursus, pelatihan, vokasi dan kartu prakerja Indonesia, Dewan Pengurus Pusat Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (DPP HIPKI) mengeluarkan rekomendasi yang ditujukan kepada pemerintah, mitra kerja, serta kementerian terkait.

Ketua Umum DPP HIPKI, Drs. H Asep Syaripudin, M.Si, mengatakan rekomendasi DPP HIPKI itu merupakan hasil RAKERNAS di Hotel Grand Sahid Jaya 27 – 29 Agustus 2019 lalu.

“Ada tujuh poin rekomendasi yang kami keluarkan dalam rangka mengawal program pemerintah dibidang SDM Indonesia maju,”kata Ketum DPP HIPKI, Drs. H Asep Syaripudin, M.Si, di Jakarta, Minggu (31/8)

Berikut rekomendasi DPP HIPKI yang ditanda tangani olleh Ketum DPP HIPKI, Drs H Asep Syaripudin, M.Si, H.Hereyansah, S.P (Sekretaris) dan Drs. Wawang Suwarno, M.Si. Pimpinan Sidang Pleno

Pemerintah mendukung anggaran peningkatan Pendidikan Nasional mencapai 20% namun Indonesia masih berada diurutan 50 ke atas, kalah oleh Singapura 21, Malaysia 23, dan Amerika 25, untuk itu DPP HIPKI ikut serta untuk mengawal program pemerintah dalam peningkatan SDM Indonesia maju di bidang kursus, pelatihan, vokasi dan kartu prakerja Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah banyak mengeluarkan anggaran untuk penyaluran dan penempatan tenaga kerja diberbagai bidang, namun masih banyak pengangguran, PHK, putus sekolah (drop out), dan tingkat kemiskinan yang masih cenderung akan terus meningkat, adalah menjadi sebuah PR besar kita bersama.
Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia siap tampil di tengah-tengah masyarakat untuk melatih dan bekerjasama dengan mitra kerja baik swasta maupun pemerintah.

Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan program PKH, Kartu Indonesia Sehat, dan program-program lainnya yang bertujuan mensejahterakan rakyat, namun di lapangan yang terjadi masih banyak anak kekurangan gizi, stanting, dan keluarga yang belum sejahtera, sehingga dampak kecemburuan sosial meningkat.Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia siap berjuang dan tampil di
tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat agar bisa hidup sehat dan membuka usaha mandiri.

Pemerintah Indonesia sudah menggelontorkan ratusan triliun untuk dana desa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa, namun di lapangan masih banyakk ribuan oknum perangkat desa berurusan dengan hukum karena ketidaksiapan SDM dan
pelaksanaan penyaluran anggaran.
Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia siap berada di tengah-tengah desa untuk melatih para aparatur desa.

Pemerintah Indonesia sudah mengingatkan, mengadvokasi, dan melaksanakan undang-undang pelestarian lingkungan, namun di lapangan masih banyak terjadi kebakaran hutan,
pembuangan limbah yang mengakibatkan kerugian masyarakat dan pencemaran sungai dan laut di beberapa tempat, yang membuat kita harus berjuang keras untuk menjawab kenyataan di lapangan, contoh kecil garam, daging, dan tusuk gigi yang masih import sementara bahan baku untuk tusuk gigi dibakar Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia siap tampil di tengah-tengah
masyarakat dan bermitra dengan para pengusaha untuk melatih masyarakat dalam rangka peningkatan budidaya pertanian, pelestarian lingkungan, dan ketahanan pangan.

Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan anggaran untuk para ultra mikro kecil dan menengah dalam rangka peningkatan para pengusaha kecil naik kelas, namun dari jumlah total UKM yang mencapai 60 juta hanya mampu menyumbang kepada negara 15% kalah
dengan Singapur dan Malaysia yang jumlahnya 3 juta menyumbang 30% anggaran kepada pemerintah.
Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia siap tampil dengan beberapa kementerian terkait, BUMN, dan para pengusaha untuk melatih agar mendapatkan sertifikasi profesi sehingga UKM dan tenaga kerja kita layak dan standar dengan keahlian yang berstandar Nasional maupun Internasional.

Himpunan Penyelenggara Pelatıhan dan Kursus Indonesia siap bekerjasama dengan berbagai stikholder agar program pemerintah bisa dikawal dengan baik sesuai dengan cita-cita kita bersama mewujudkan SDM unggul, Indonesia Maju di bumi Pancasila.(zal)

Komentar