Exif_JPEG_420

ACEHSUMATRA.CO.ID, Jakarta -Geuchik Gampong Alue Ie Mirah, Tgk Muktaruddin S.Pd, menjajakan hasil kreativitas warganya yakni peci Misykah untuk dijual ke pengunjung Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2019 Jakarta.

Peci Misykah salah satu produk unggulan hasil kreativitas warga Gampong Alue Ie Mirah, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, Profinsi Aceh.
Sejak Gampong Alue Ie Mirah mendapat kucuran alokasi dana desa, produksi dan pengelolaan peci Misykah dikelola oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) setempat.Sebelumnya Peci Misykah diproduksi oleh warga yang merupakan produk turun menurun warga Alue Ie Mirah.
“Alhamdulillah, pemasaran peci misykah mulai membaik dan omsetnya.pun sudah lumayan,” terang Geuchik Muktar, ditemui di stand desa PKN, Gelora Bung Karno, Istora Senayan, Jakarta, Senin kemarin (7/10)
Komitmen Geuchik Muktar terus memperluas pemasaran peci misykah terus ia lakoni.Setiap ada momen Pak Keuchik selalu memanfaatkan memasarkan produk kebangaan warga gampong Alue Mirah ini.”Ini hari ini gampong kami diundang ke PKN, karena mahalnya biaya terpaksa saya sendiri yang datang.Di stand ini tetap saya pamerkan dan tawarkan ke pengunjung peci misykah ini,”ujar Muktar.

Dengan memakai seragam lengkap dinas Geuchik, Tgk Muktaruddin sendirian memperkenalkan kepada pengunjung PKN beberapa budaya Aceh, khususnya budaya Pase yang memang masih terus dipertahankan dan sebagian besar berpusat di Gampong Alue Mirah,”Walupun Pemda setempat kurang perhatian namun saya komit dengan soal budaya Aceh,”cetus Geuchik Tgk Muktaruddin (zl)

Komentar