ACEHSUMATRA, Bireun – SMAN 1 Bireuen menerima kunjungan lima orang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) atau guru inti nasional yang berasal dari provinsi-provinsi di Pulau Jawa.

Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bireuen Hamdani S.Pd, M.Pd, selaku tuan rumah kepada acehsumatra.co.id, dalam ruang kerjanya, Jumat (18/10).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Cabang Bireuen, Murtada S.Sos (pak guru) hadir secara langsung membuka gelaran acara tersebut.Dia memaparkan, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, Departeman Pendidikan dan Kebudayaan sudah mencetuskan program kemitraan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), secara teknis program kemitraan adalah untuk mewujudkan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Penguatan kompetensi pembelajaran dan gerakan literasi sekolah secara terpadu melalui peran guru dan berkolaborasi dengan tenaga pendidikan di beberapa sekolah menengah atas negeri (SMAN) yang ditunjuk dalam kawasan kabupaten Bireuen.

Ia melanjutkan, hal ini lumrah disebut dengan On the Job Learning (OJL) jelasnya. Semoga dengan program kemitraan ini dapat kiranya semakin meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bireuen, Aceh khususnya, begitu pula halnya dengan sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia, harapnya.

Sementara Kepala SMAN 1 Bireuen Hamdani S.Pd, M.Pd, menuturkan, melalui program kemitraan ini guru-guru inti yang datang dari Pulau Jawa itu dapat saling berbagi pengalaman, saling menginspirasi, dan saling mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki dalam upaya peningkatan dan pemerataan kemampuannya, serta dapat menghidupkan komunitas belajar profesional dengan fokus penguatan kualitas layanan pembelajaran.

Adapun guru-guru inti yang datang ke SMAN 1 Bireuen dalam program OJL dimaksud yaitu, Endang Retno Murtiningsih (SMAN 1Jepon, Blora Prov.Jawa Tengah) dan Neli Fori Karliana (SMAN 2 Pandeglang, Banten), Retno dan Neli merupakan guru inti mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Selanjutnya, Rustiani Widiasih (Guru SMAN 1 badegan, Ponorogo) serta Retna Widowati (SMAN Pati, Jawa Tengah) merupakan guru inti mata pelajaran Bahasa Inggris.

Sedangkan Siti Sriyatun (Guru SMAN 1 Rembang, Jawa Tengah), beliau adalah guru inti mata pelajaran Matematika.

Kemudian, Kepala sekolah SMAN 1 Bireuen itu juga menjelaskan, selain di SMA 1 Bireuen, selama 10 hari berlansungnya program OJL, guru-guru inti tersebut akan melakukan kegiatan-kegiatan di beberapa sekolah mitra dalam kabupaten bireuen seperti SMAN 3 Bireuen, SMAN 2 Peusangan dan juga SMAN 1 Samalanga.

Nantinya, Setelah seluruh rangkaian kegiatan dimaksud selesai, para guru inti tersebut akan mengintegrasikannya program-program yang positif dan bermanfaat untuk di aplikasikan di masing-masing sekolah tempat mereka mengajar. Hamdani berharap Semoga kemitraan yang terjalin itu bisa bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan Sekolah-Sekolah di seluruh Indonesia. (wardi)

Komentar