ACEHSUMATRA, Jakarta – Kawan-kawan di DPD II Partai Golkar se-Indonesia, DPD I dan DPP di Rapimnas Partai Golkar lalu berani bersikap menolak Calon Ketua Umum tunggal atau aklamasi, mendapat simpati dari Front Aktivis AMPI Senior Golangan Karya (Front GAAS Go) karena telah menyahuti desakan Front GAAS Go untuk menolak Caketum Tunggal.
“Terimakasih saya ucapkan buat kawan-kawan kader Golkar di DPD II se-Indonesia, DPD I, dan DPP yang memiliki komitmen tinggi memajukan Partai Golkar berani menolak agenda Caketum tunggal, karena ditubuh Partai Golkar ada tiga kader selain petahana yakni Ridwan Hisjam, Bamsoet, dan Indra Bambang Utoyo, memiliki kemampuan untuk memimpin Golkar,”sebut Drs Abdi Sahido, Koordinator Front GAAS Go, didampinggi Wakilnya Awaluddin Hatma, dan senior AMPI lainnya pada konpetensi pers, di Hoyel Sofyan, Jakarta, Minggu (17/11)
Seperti DPD II Golkar Aceh, sebut Abdi yang berani memberi keterangan kepada wartawan di Hotel Sahid, mereka mengeluarkan pernyataan menolak klaim Ketua DPD I Golkar Aceh bahwa DPD II se-Aceh menerima Caketum Golkar dipilih secara aklamasi atau calon tunggal.Begitu juga DPD II lainnya walaupun tidak menyatakan secara tersurat tapi,  mereka saya yakin menolak calon tunggal.
“Front GAAS Go akan memberikan dukungan kepada DPD-DPD II Dan I dan pengurus Golkar, dan berterimakasih kepada kawan-kawan tersebut yang selalu memperhatikan Partai Golkar hingga berharap untuk membesarkan Partai Golkar kembali seperti era lalu,”puji Abdi yang diaminkan wakilnya.
Dia mengharapkan jangan ada pihak merusak kebiasaan baik pelaksanaan Munas Golkar yang selama ini telah berlangsung, oleh karena itu harapan Front GAAS Go dalam Rapim Golkar kemarin Alhamdulillah telah nampak bahwa DPD II, sebagian besar tidak menginginkan aklamasi calon tunggal.Apalagi dalam Rapimnas, Sekjen Golkar sendiri telah menyatakan ada empat calon yang akan maju yaitu, petahana sendiri, Bamsoet, Ridwan Hisjam, Indra Bambang Utoyo.
“Partai Golkar kedepan harus sunguh-sunguh berbenah diri kedepan, jangan parsial harus koprenhensif menyatu dan bersikap dengan aturan main Partai Golkar ada Ad/ART,”ajak Abdi
Hal ini menurut Abdi dalam rangka mengembalikan marwah partai Golkar kedepan untuk menghadapi pemilu 2024, untuk kita ganti Ketumnya.Karena sudah mendapatkan kursi di kabinet Jokowi
“Fokus saja pada jabatan yang merupakan kebanggaan bagi Golkar. Dengan beliau menjadi pembantu presiden ini bahagian kebanggaan dari teman-teman dan AMPI juga walaupun Airlangga bukan proses dari kaderisasi AMPI.
Harapan kita berterimakasih dalam Rapimnas yang sudah berakhir kemarin menghasilkan dan mendorong tiga kandidat Caketum selain Airlangga sendiri, Bamsoet, Ridwan Hisjam, dan Bambang Utoyo, dan ketiganya komitmen dan konsisten ikut berpartisipasi dalam Munas Desember nanti, soal siapa yang menang itu biasa.
“Kalau mau diatur tiga kader AMPI ini cukup bagus supaya muncul fungsionaris AMPI untuk menjadi Ketua Golkar dan merupakan kebanggaan sendiri bagi Front GAAS Go,”jelas Abdi.
Menurut Abdi, dukungan kepada tiga kader AMPI Sejati bukan isapan jempol, namun dari data atau hasil survei menyatakan Ridwan Hisjam, tertinggi dalam survei itu, 35.7 persen, sedangkan Airlangga hanya 32.1persen, Bamsoet 32.2 persen dan Bambang Utoyo 4 persen. Itu hasil survei bukan dari lembaga survei abal-abal (*)
Komentar