ACEHSUMATRA.CO.ID, Banda Aceh – Makna Wan di na ta tuban keu meujeulisan raja-raja.Teubiet bangsa nibak Badeuro Alam sinan tapham bek meuriba.

Prihatin! Makam salah seorang cucu dari Rasulullah SAW, Sultan Sayed Badrul Alam Syarief Hasim, ayahanda dari Sultan Jamalul Alam, kondisi makam tersebut sudah tak tampak lagi karena disemen dijadikan lantai dapur pedagang bakso.

Sebelumnya Makam Ayahanda dan Kakek Sultan Jamalul Alam sengaja dihancurkan oleh Belanda, kemudian kedua makam itu hilang.Sebagaimana dalam manuskrip, Kompleks Makam di kawasan Taman Poteu Jeumaloy ada 4 , yaitu makam Sultan Jamalul Alam, Istrinya, Sultan Badrul Alam Syarief Hasyim ayahanda Sultan Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail, dan Makam Syarief Hasyim kakek Sultan Jamalul Alam.

Melihat kondisi kompleks makam cucu Rasulullah SAW, itu, Ketua Peusaba Aceh Mawardi Usman meminta Walikota segera menyelamatkan Makam Sultan Badrul Alam Syarief Hasyim (1699-1701).

“Pemerintah Banda Aceh agar bertindak tegas melaksanakan Syariat Islam untuk melindungi makam seorang Sultan Sayed cucu Nabi Muhammad SAW dan melenyapkan dapur bakso, dan memasang kembali kedua nisan dan batu badan di makam sebagaimana aslinya,”pinta Mawardi di Banda Aceh, (28/12)

Mawardi mengingatkan, bahwa Pemerintah Banda Aceh adalah pelaksana Syariat Islam,”apakah layak makam seorang Sultan Sayed dibawah dapur tungku pembakaran bakso. Jika sudah tahu masih berdiam diri ingatlah bahwa azab Allah sangat keras,”tegas Mawardi.

Menurut dia, Hikayat Pocut Muhammad menjelaskan asal usul bangsa  Sultan Sayed di Aceh asalnya adalah dari Sultan Badeuro Alam.

“Hanya ada satu cara, segera bebaskan kawasan kompleks makam tersebut dan lenyapkan bangunan yang ada diatas makam, dan berikan peristirahatan yang layak untuk Sultan Badeuro Alam,”pinta Mawardi.(zal)

Komentar