ACEHSUMATRA, JAKARTA – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mengelar diskusi publik “BPJS Bagi Rakyat Manfaat Atau Mudharat”di Aula Gedung Juang, Jakarta, Jumat (07/02/2020)
Diskusi itu menghadiri Kynote Speaker Ust Yusuf Muhammad Martak, Ketua GNPF Ulama, Moderator Ust Edy Mulyadi, Sekretaris Jenderal GNPF Ulama, dan sebagai pembicara Rizal Ramli (mantan Menteri Perekonomian), H Ansori Siregar(Polirikus PKS), dr Andry Pri Handono (Ketua PADI), Rusdi (Wakil Presiden KSPI)
Ust Yusuf Muhammad Martak, dalam pemaparannya bahwa GNPF memiliki benerapa agenda FGD diantaranya:mega korupsi Jiwasraya, dan beberapa persoalan lainnya, namun GNPF memutuskan persoalan BPJS menjadi masalah utama karena langsung bersingungan dengan kepentingan masyarakat.
“Saat ini rakyat sedang menghadapi persoalan BPJS, kita tidak boleh diam dari periode pertama dicetuskan sampai sekarang tidak ada perubahaan kearah bermanfaat bagi rakyat,”ujar Ketua GNPF Ulama.
Menurut Ust Yusuf BPJS tidak perlu bagi peserta mandiri, BPJS cukup ditetapkan bagi warga miskin dan tidak mampu, karena rakyat miskin dan tidak mampu mutlak menjadi tanggung jawab negara
“Rekan media jangan segan-segan menyampaikan apa yang diinfokan oleh nara sumber pada FGD ini, agar pemerintah mendengarkan,”ujar Ust Yusuf.
Komentar